Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pendekar Rajawali Dari Andalas

Pendekar Rajawali Dari Andalas

Dengan riang dan penuh semangat para lelaki yang memiliki beras-beras itu menaikan lima karung beras yang telah dibeli Arya ke atas gerobak yang akan ditarik dengan seekor kerbau, kerbau dan gerobak itu biasa mereka gunakan untuk membajak sawah dan membawa hasil panen mereka dari sawah ke rumah. Sementara para lelaki pemilik beras itu tengah bersiap mengantarkan beras yang telah dibeli ke rumah Darsa, Arya sepertinya tengah menuju sebuah sungai yang terletak di pinggiran pemukiman sungai yang membentang panjang dan luas itu tidak lain adalah sungai Bengawan Solo.
1026.1K viewsCompletedAdded to Library 704 Times as gendong ala karung beras
Read
+Library
Mengejar Cinta Puteri Bangsawan

Mengejar Cinta Puteri Bangsawan

"Apa lagi hidangan selain ikan?" "Kadang aku berburu ayam hutan atau keinci." "Lalu beras dari mana?" "Beli di perkampungan." Resi Kamandalu dapat mempersingkat perjalanan ke perkampungan dengan menggunakan ginkang. Ia belanja beras setiap akhir pekan. Mereka seharusnya membuka lahan untuk menanam padi. Jadi dapat mencukupi semua kebutuan. Mungkin ribet mengurusnya.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as gendong ala karung beras
Read
+Library
Perjalanan Waktu: Gairah Liar Para Selir!

Perjalanan Waktu: Gairah Liar Para Selir!

Aroma harum beras, madu, dan lemak daging menyeruak di udara, menggoda perut siapa pun yang mencium. Rajendra sempat tertegun. Di depannya kini ada satu karung kecil berisi beras—paling tidak 15 kilogram. Di sampingnya, secangkir besar madu hutan murni, satu mangkuk penuh lemak daging yang masih segar, dan dua helai kain tenun halus yang biasa dipakai oleh kalangan atas. Dia menatap tumpukan itu dengan campuran kagum dan haru. Baginya yang sedang membangun mimpi dari nol, semua itu lebih berharga dari emas.
9.858.6K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as gendong ala karung beras
Read
+Library
Berondong Perkasa

Berondong Perkasa

(*memasak telur ceplok saja) "Kurus lama-lama, Dan. Kurang gizi, kerja rodi kayak zaman kompeni begini kita!" ujar Karim sembari duduk lesehan di lantai teras belakang dapur kecil khusus untuk anak magang. "Hahaha. Real itu, no hoax, Rim!" tukas Aldo sambil membawa kaleng bekas wafer berisi keripik getuk ketela yang dibawanya dari Yogyakarta akhir pekan lalu.
1030.2K viewsCompletedAdded to Library 844 Times as gendong ala karung beras
Show Reviews (31)
Read
+Library
agneslovely2014
Hai Kakak kakak Pembaca Tersayang, buku ini telah tamat di bab 139. Sekuel lanjutan kisah Fresia dan Michael akan terbit tahun depan berjudul Dimanja Suami Crazy Rich. Kalau kalian follow akun GN penulis atau IG pasti akan dapat notif rilis bukunya. Thank you kebersamaan kalian sampai tamat. Love U!
sahidahsari249
cerita yg sangat menarik juga candu nih buat di baca ,, selalu bikin penasaran sama cerita nya,, banyak pelajaran yg bisa kita ambil dalam cerita.untuk tak terlalu menganggap setiap apa yg di lakukan itu benar,jgn terlalu merasa diri baik dan jgn sombong.. setiap apa yg kita lakukan akan ada balasan
Read All Reviews
Pendekar Tombak Matahari

Pendekar Tombak Matahari

Gendon berbalik menuju api unggun dan memasukan tiga ekor ikan ke dalam sebuah bambu yang sudah dia siapkan sebelumnya. Bambu ditutup menggunakan buntalan daun jati dan mulai dipanggang di atas bara yang merekah. Gendon mengorek bara api seperti ingin mengeluarkan sesuatu dari dalam api unggun. Setelah beberapa saat, terlihat Gendon berhasil mengeluarkan dua benda yang bagian luarnya sudah menghitam dan mengepulkan asap. Gendon memegangnya dan cepat-cepat melemparkannya pada Surya Yudha, mencegah hawa panas merambat ke tangannya. "Tuan Muda, tangkap!"
928.2K viewsCompletedAdded to Library 592 Times as gendong ala karung beras
Show Reviews (25)
Read
+Library
Kebo Rawis
Ah, akhirnya menemukan salah satu mutiara terpendam GoodNovel yang bisa jadi alasan untuk mengisi ulang koin. Semoga sang penulis selalu sehat agar cerita ini lekas diselesaikan dan tidak membuat penasaran.
Rana Semitha
Regulasi GN yang baru membuat harga satu babnya menjadi 14 koin. Hal itu tidak disampaikan kepada para penulis sehingga banyak penulis yang tidak menyadari. Untuk para pembaca, bisa membaca mulai bab 65, di bab tersebut saya menulis cukup banyak kata hingga bab-bab berikutnya. Terima Kasih
Read All Reviews
Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Pram beranjak dengan bantuan kruk ketiaknya. Meski gerakannya terbatas, pria serba bisa itu dengan cekatan menyalakan tungku api di dapur gubuk mereka. Ia mengambil segenggam beras, mencucinya, lalu merebusnya dengan air yang cukup banyak. Untuk menambah rasa dan tenaga, Pram mencampurkan santan instan sisa persediaan mereka serta sejumput garam agar rasanya lebih gurih.
1061.5K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as gendong ala karung beras
Read
+Library
BAKTI SI ANAK LAKI-LAKI YANG TIDAK DIHARGAI

BAKTI SI ANAK LAKI-LAKI YANG TIDAK DIHARGAI

Dahlia menggangguk dan meraih tanganku untuk dia cium, kemudian kucium pucuk kepalanya. Kuambil kunci motor yang kuletak dilemari penyimpanan, mataku tertuju pada Sekarung beras diabawah meja. Itu seperti beras yang kubeli di toko grosir kemarin. Jadi beras yang dibawa kerumah ibu beras siapa? Akupun balik lagi kesamping rumah, demi memastika karung beras yang tadi kami bawa kerumah ibu. Dan ternyata memang beda, setelah kuperhatikan bwras itu lebih malah dari yang kubeli. Rasanaya pulen dan teksturnya empuk.
1023.1K viewsCompletedAdded to Library 485 Times as gendong ala karung beras
Read
+Library
ELLIA

ELLIA

Anonim.inaalaiaelianael
Mike menyebutkan bahan makanan yang dipesan; 5 karung gandum isi 25 kg, 10 kg gula dan garam, Roti, 50 kg tepung terigu, 10 Kg sereal, 10 batang keju ukuran 500gr, 10 coklat batangan ukuran 500gr, 20 Kg tepung beras, 500 gr ragi, apel, 10 kg wortel, 10 kg gubis, 1 kg selada, 3 tangkai pisang setengah matang dan 2 tangkai pisang matang. Sambil menunggu penjual menyiapkan semua belanjaan, Mike meminta Bomba membeli daftar belanjar yang harus dibeli dalam catatan itu. Namun, sebelum Bomba melangkah pergi keningnya menggulung membaca tulisan, “5 sapi, 3 kambing dan 20 ayam.” “Hei hei, kau lihat ini, apa Eric tidak keliru menulis ini semua?" tanya Bomba sambil menunjuk pada catatan yang ditulis
4.1K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as gendong ala karung beras
Read
+Library
Upah Satu Liter Beras

Upah Satu Liter Beras

sambungnya, ketus. Mutiara mengangguk, lalu mendekat pada Meja yang dimaksud. Diraihnya bungkusan hitam yang tergeletak di atasnya.”Maaf, Bi. Ini beras untuk apa?” tanyanya, menoleh pada Esih. Sejenak, Esih meletakkan ponsel di tangannya.”Maksud kamu bertanya seperti itu, apa?” “Maaf, Bi. Tiara tidak bermaksud apa-apa. Hanya bingung, kenapa bi Esih memberi Tiara beras?”
104.4K viewsCompletedAdded to Library 131 Times as gendong ala karung beras
Read
+Library
Selingkuhannya Pengasuh Anakku

Selingkuhannya Pengasuh Anakku

Sekar memegang semua bahan. Sanjaya menghafalkan satu persatu yang sudah diucapkan Sekar, seolah-olah dia menghafalnya. "Busyet, banyak amat yang harus dimasak, kangkung. Bayam, ayam goreng. Rendang, sambal goreng." Menghitung dengan jarinya.
107.7K viewsCompletedAdded to Library 170 Times as gendong ala karung beras
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status