GREET'S WILDEST DREAM
Tentu saja kurang, selalu kurang!
Aku tahu, Greet sedikit menjaga jarak denganku, menjaga jarak intimacy tepatnya. Sejak dia dinyatakan sudah bisa melakukan aktivitas seks, Greet selalu menolak jika saat aku mencumbu dan mengarah untuk bercinta. Awalnya dia selalu menangis tapi saat kemarin dia benar-benar menolakku. Dia mendorong dadaku dan bilang kalau tidak bisa melanjutkan. Ada rasa bersalah terlihat dimatanya, entah apa yang dia pikirkan. Bukankah bercinta itu bagian dari kebutuhan dan aku sudah menahan sejak lama. Well, aku pria normal, tentu saja jika sedang bersama wanita yang kucintai, aku ingin memilikinya, apalagi dia bukan hanya kekasihku, dan kami juga pernah melakukannya.
Hot Chapters