SUJUD TERAKHIR EMAK
Ada rasa iri, ada rasa ngeri, bercampur jadi satu.
“Git…” suaranya lirih, hampir memohon, “tapi itu… itu kan dosa. Hidup kayak gitu nggak benar.”
“Benar atau nggak, siapa yang peduli?” Gita balas dengan tatapan tajam. “Yang penting aku bahagia, aku nggak kekurangan, dan aku bisa hidup layak. Kamu tahu kan betapa susahnya sekarang cari kerja? Kamu sendiri sudah ngerasain. Ditolak di sana-sini, diremehkan. Mau sampai kapan kamu hidup kayak gitu? Nunggu keajaiban?”