KUBELI KESOMBONGAN IPARKU
Aku pun sontak melepaskan jambakannya lalu balik badan kemudian melihat wajahnya memerah dengan bibir dilipat, matanya pun terlihat membulat.
"Mbak, aku nggak beli mobil atau rumah, itu bukan urusan Mbak. Urus aja suamimu, Mbak. Tanya itu uang dari mana kok bisa banyak dapatnya? Uang haram atau halal, pertanyakan lah," sindirku gantian.
"Sialan kamu, Nilam!" hardik Mbak Dila.
Kemudian ia masuk ke dalam rumahnya sambil menghentakkan kaki dan disertai decakan kesal terdengar di telingaku.