Invers Ceria, ya Cerai
"Taruhan ya, Wa. Kalau besok kamu jalannya macem kura-kura sekarat, jadwal lowong dua tiga hari, fix kita ke Labuan Bajo."
"Mimpi sana!" Bersamaan dengan itu aku membuka pintu untuk duduk di depan meja rias. Make up tebal ini butuh dibersihkan. Tapi yang ku dapati adalah Jojo tengah melepas kaos dalamannya dengan pose yang bikin tenggorokan kering kerontang sampai aku perlu meneguk ludahku sendiri. Kemeja batiknya tergelatak begitu saja diatas ranjang. Arah matanya yang awalnya lurus ke luar jendela, kini beralih padaku, mempertontonkan perut dan dadanya yang berkilat tertimpa cahaya lampu. Padahal ini bukan yang pertama melihatnya begitu. Bebebrapa tidur seranjang dengannya aku tahu, Jojo