Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ZANNA

ZANNA

Zanna mencoba menjelaskan, jujur gadis itu sedikit gugup. Fanna membelalakan matanya. "Wow.. salut aku sama kamu!" puji Fanna. Zanna hanya menanggapinya dengan senyum tipis. Fanna melirik ke arah jendela, terlihat seorang laki laki tengah di marahi oleh pak Edi, guru BK SMA garuda. "Zann..kamu lihat cowok itu kan?" Fanna berucap, jari telunjuknya menunjuk satu cowok yang tengah dimarahi oleh pak Edi.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai groo
Baca
+Pustaka
Greedy

Greedy

BRAK Alex menabrak sesuatu. Baru saja bahas keahlian Alex. Dirinya sudah menabrak gerobak tukang sayur yang sedang berhenti di pinggir jalan. Tukang sayur yang sedang membeli bubur ayam untuk sarapannya, justru harus menerima kenyataan gerobaknya yang setengah hancur. Tukang sayur itu berlari mendekati gerobaknya dengan mengeluh, "Ya ampun gustii, apa dosa saya," ucap tukang sayur itu dengan mengelus dada sambil berjongkok.
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai groo
Baca
+Pustaka
BROKEN

BROKEN

Duar! Satu peluru besar berwarna gold meluncur cepat ke dada Ezhar. Terkesima, Nick membuang senjata besar tersebut dan menggantinya dengan Desert Eagle yang tersimpan di balik punggung. Langit Paranoa riuh dengan berondongan peluru. Nick tercengang melihat fisik Ezhar yang tidak mengalami luka sedikit pun. Bahkan, peluru tersebut sama sekali tidak merobek pakaian Ezhar yang tipis. Seperti lelucon di siang bolong, senjata mematikan tersebut tak ubahnya kerikil-kerikil kecil yang pecah saat mengenai sasaran. “Lelucon macam ini? Ini tidak terjadi saat aku menembaknya tadi!” gumam Nick.
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 245 kali sebagai groo
Baca
+Pustaka
Crown

Crown

"Aku kangen sama mereka, Oma.” *** Gavin memakan puding Yorkshire—sejenis roti klasik yang dipadukan dengan daging sapi panggang, sayuran dan saus—di balkon apartemennya. Baru saja dia mendapatkan notifikasi bahwa uang dari perusahaan ayahnya sudah masuk. Saham atas nama Shanti sudah dialihkan atas nama Gavin. Uang dari saham itulah yang menghidupi Gavin sampai saat ini.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai groo
Baca
+Pustaka
GRAY LOVE

GRAY LOVE

cerocos Heni sambil memberikan camilan yang ia dan Lukman beli barusan. “Wuisshh... Gini baru namanya temen pengertian. Tau aja temennya yang jomblo lapukan ini butuh momen like this. Terhura gue. Hiks.” ucap Aldo sembari mengambil bekal camilan itu. Mereka tertawa kecuali Rendi yang tetap dingin.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai groo
Baca
+Pustaka
Arimbi

Arimbi

Marlina menyebut nama Leo dengan jelas, seketika senyum di wajah Hanna memudar dan dia tampak sedikit terkejut. Marlina pun langsung berpamitan kepada Hanna saat telepon genggam tersebut sudah berpindah ke tangannya, meski agak ragu akhirnya dia menempelkan benda pipih itu ke telinga. Cukup lama Hanna terdiam, menetralisir perasaan aneh yang melingkupi dadanya, sungguh, dia bingung hendak berkata apa. "Halooo, apakah di sana ada orang?" Leo kembali menyapa untuk ke sekian kalinya, mungkin dia jengah.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai groo
Baca
+Pustaka
GEOVANE

GEOVANE

Seorang pemuda menjawab, “Kau tidak perlu ikut campur masalah kami. Urusi saja hidupmu, apa kau pikir hidupmu sudah sempurna?’ tanyanya. Yang bertanya adalah ketua dari kumpulan tersebut, namanya William. Banyaknya tindik dan tato yang memenuhi tubuhnya telah menutupi ketampanan dan citra manis yang terlukis di wajahnya. Geovane merasa yakin, jika saja William tidak memberikan pernak-pernik di sepanjang telinga, ujung hidung, dan ujung alisnya maka ia adalah pria berwajah manis. Mungkin dia akan cocok menjadi salah satu anggota boy group di Korea Selatan.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai groo
Baca
+Pustaka
Home

Home

Sekali pergi ke satu tempat, pasti ada saja anak yang menempel. "Anye ... maafin aku," Gio terisak-isak dengan ingusnya yang tak sengaja membentuk balon kemudian meletus. Tangis Anyelir semakin pecah saat melihat jeleknya wajah Gio. "Mama yang bilang kayak gitu ke aku. Aku cuma ngomong hal yang dibilang sama Mamaku ... Anye, aku nggak mau dikutuk jadi monyet .... "
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 312 kali sebagai groo
Baca
+Pustaka
GRACIAGAVINO

GRACIAGAVINO

pamit Gavin meningalkan teman-teman nya disana. **** Sesampainya di rumah Gavin langsung mandi membersihkan tubuhnya, setelah selesai dengan kegiatannya pria itu rebahan di atas kasur sambil mengecek ponselnya. Gavin teringat sesuatu lalu ia mencari aplikasi W******p dan memilih nomor Cia untuk mengirimkan pesan. Gracia Tunggu gue di depan rumah Lo besok pagi. Setelah mengirimkan satu pesan itu Gavin meletakkan ponselnya. Pria itu memutuskan untuk tidur, rasanya tubuh pria itu pegal semua karena sempat adu jotos tadi.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai groo
Baca
+Pustaka
GADIS

GADIS

Reuni? Kembali rasa takut dan khawatir merajai alam bawah sadarku. Reuni, sebuah kata yang asing bagi orang introvert sepertiku. Yang kutahu, reuni adalah sebuah ajang pertukaran pertanyaan. Pertanyaan tentang gaji dan pekerjaan, tentang anak dan pernikahan, tentang kesuksesan dan kegagalan, tentang segalanya. Dan reuni adalah hal yang paling menakutkan untuk seseorang yang bukan apa-apa sepertiku. Reuni itu menyeramkan seperti Picolo, musuh bebuyutan Shun Go Ku di film kartun kesukaanku semasa kecil, Dragon Ball. Dan jelas, undangan reuni yang kuterima pagi itu lebih menakutkan daripada menghadiri seratus acara pernikahan. “Bu, ada undangan reuni, aku datang tidak ya?” Tanyaku pada Ibu yang
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai groo
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status