Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ONE DAY IN MY LIFE

ONE DAY IN MY LIFE

Lily mengangguk dengan suara tangi yang masih berlarut. Gael akhirnya mengangkat tubuh Lily dan mencoba menenggaknya dengan hal lain. "Shella tidak akan pergi selamanya, dia akan kembali jadi tunggulah dan tumbuh menjadi anak yang baik? Kita akan membeli beberapa kue, kau suka bukan?" Lily menenangkan tangisan dan mencoba tersenyum. "Rasa matcha!" "Tentu! Apapun yang kau mau!"
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai guest house lily
Baca
+Pustaka
Suamiku, Sayangilah Aku!

Suamiku, Sayangilah Aku!

Dia bertanya seraya terisak-isak, "Maksudmu, aku nggak perlu bersikap perhitungan dengan mereka?" Orang-orang di sekitar segera memberi perhatian. "Nona Lily, makanlah ini. Resep ini baru dikembangkan koki, rasanya enak sekali." "Nona Lily, keluargaku baru-baru ini mendirikan hotel di gurun pasir. Kamu boleh datang kalau ingin mencoba hal baru. Gratis kok." Begitu Lily menangis, semua orang langsung memberinya perhatian. Dia tersenyum, lalu menatap Sienna sambil mengangkat alisnya.
9.3857.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19.7K kali sebagai guest house lily
Tampilkan Ulasan (296)
Baca
+Pustaka
Widya Syari Putri
sudah tahu jalur ceritanya sampai anak² mereka TK, tp tetap menunggu versi di sini karena tata bahasa di sini enak untuk dibaca...berharap authornya update banyak bab perharinya supaya cepet² selesai dr part² yg membosankan
S.n
Saat Penny ketahuan Sienna, banyak komentar dan seru, sekarang saat Sienna ketahuan anak keluarga Shankar sepertinya biasa aja ya.... Tapi jadi ngebaca misterinya terungkap setiap kelipatan chapter 700an kayanya he... Sekarang juga kan chapter 1400an...
Baca Semua Ulasan
BOS MAFIA ITU, TARGETKU!

BOS MAFIA ITU, TARGETKU!

Gadis itu lantas berlari kecil ke kamarnya menuruti perintah Edhie. “Paman, ada yang ingin aku pastikan.” Elliot yang sudah berdiri dari stolen chair, berjalan mendekat ke arah Edhie. “Aku tidak harus membayar uang sewa, bukan?” *** Lily melangkahkan kakinya menaiki anak tangga menuju ke lantai dua. Tidak banyak yang berubah dari mansion yang beberapa tahun ini ia tinggalkan. Bangunan yang dominan dengan warga putih tulang dan coklat itu masih sama, bahkan tata letak furniture serta hiasan di dinding masih sama.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai guest house lily
Baca
+Pustaka
FALLING FOR THE BEAST

FALLING FOR THE BEAST

TARTARUS HOTEL, Toronto, Ontario—Canada | 02:14 PM "Masih tidak ada kabar." Crystal menoleh kebelakang mendengar suara Lilya, mendesah panjang melihat gadis itu berjalan santai memasuki ruang tamu kamar hotel dengan rambut panjang yang sedikit berantakan, tapi menambah kesan seksi dari baju rajut tanpa lengan gadis itu. "Sepertinya dia memutuskan baru muncul di pertemuan."
1027.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 804 kali sebagai guest house lily
Baca
+Pustaka
Mafia Girl

Mafia Girl

Diambilnya handphone dari dalam saku. “Tidak ada sinyal. Baguslah. Lebih baik mereka tak mengetahui posisiku,” gumamnya. Tiba-tiba saja Lily ingin berjalan-jalan di sekitar kampung. Ia masuk ke kamarnya dan kembali lagi sudah mengenakan hoodie. Berjalan cepat dan melompati tanaman Topiary yang memagari rumahnya. Tangannya masuk ke dalam saku. Ia mengedarkan pandangan ke sekitar tempat tinggal ibunya. Desa itu cukup besar. Meskipun demikian, saat malam suasananya sepi.
107.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 286 kali sebagai guest house lily
Baca
+Pustaka
Fake Marriage

Fake Marriage

-0- Di apartemen Qonita. Lily yang sedang asyik membuat sketsa gaun pengantin rancangannya sendiri, dikejutkan dengan suara bel yang membuatnya tersentak dari duduknya. Bukannya Qonita merahasiakan keberadaannya di sini, tanyanya pada dirinya sendiri keheranan. Lily diam tidak bergerak. Ia tidak ada niat untuk membukakan pintu. Ia takut jika si tamu adalah orang-orang suruhannya kakek tua, Pak Broto, yang ditugaskan untuk membawanya pulang. Ponsel Lily berdering. Qonita.
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 359 kali sebagai guest house lily
Tampilkan Ulasan (23)
Baca
+Pustaka
Lavender My Name
Hai, kak.. Barusan aku up tp 1 bab dulu ya, dan ada kesalahan penulisan nomor bab, sudah aku edit tp menunggu approve dari editor dulu. Semoga tidak mengganggu kenyaman membacanya... Selamat menikmati. Jangan lupa follow aku ya kak, dan ikuti juga karyaku yang lain.Terima kasih
Indah Hayati
mana ini thor up kelanjutan nya penasaran bangat ini moga aja juna masi hidup gak rela kalo juna sampai pergi berikan lah kesempatan kedua (>_<) terus baskara ama cewek lain aja jangan dengan lily jadi gak seru
Baca Semua Ulasan
Putra Putri Bunga

Putra Putri Bunga

Dan malam itu pun ia habiskan dengan melakukan percakapan antar wanita dengan Adelin. Matahari telah pergi, kegelapan mulai menyapa, dan cahaya-cahaya buatan manusia menyala satu demi satu, merambat menerangi vila besar yang penuh dengan bunga mawar. Lily menuruni tangga mengenakan gaun putihnya, kedua sisi rambutnya ia belitkan ke belakang seolah memeluk untaian panjang rambutnya yang lain. Ia bergegas keluar dengan lentera di tangannya, menuju sebuah tempat yang dijanjikan. Sebuah pondok kecil di tengah labirin bunga di belakang vila, tempat ia akan memberikan jawaban pada pria yang menyatakan perasaannya beberapa waktu lalu.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai guest house lily
Baca
+Pustaka
The Secret Of Justice

The Secret Of Justice

Cassandra memutar bola ⅕ 0mata dengan jengah. Rumah kecil nenek Lily di Queens tampak tak berubah dari luar—tenang, bersih, biasa saja. Tapi begitu mereka melangkah masuk, Cassandra tahu: sesuatu sangat salah. Tirai tertutup. Tidak ada suara. Tidak ada aroma teh melati yang biasa menyambut mereka. Hanya keheningan yang membuat telinga berdenging. “Lily?” panggil Cassandra.
817 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai guest house lily
Baca
+Pustaka
Dalam Rengkuhan Hasrat Kakak Ipar

Dalam Rengkuhan Hasrat Kakak Ipar

bisik Dewa sambil membantu Lily minum sedikit air hangat. ​Lily menatap sekeliling kamar tamu yang luas dan nyaman itu. "Di sini tenang sekali, Mas. Aku suka bau bunganya." ​"Mama yang siapkan semuanya. Dia senang sekali kamu menginap," Dewa naik ke atas ranjang, membiarkan Lily bersandar di dadanya yang bidang. "Maaf ya, kejutan dariku malah bikin kamu pingsan. Aku terlalu bersemangat."
9.7282.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.7K kali sebagai guest house lily
Baca
+Pustaka
Lily of the Valley

Lily of the Valley

Taman yang tadinya penuh dengan tamu undangan, sekarang kembali sepi seperti hari-hari biasa, menyisakan Quinn di depan pohon Sacret Tree. Wanita itu membersihkan ramput-rumput liar yang tumbuh di dekat akar Sacret Tree, kemudian tangannya terhenti, menemukan sebuah bunga yang tumbuh dengan liar. Bunga itu terlalu familiar untuknya karena ia juga memiliki bunga yang sama di pelipisnya. Setangkai Lily of the Valley, tumbuh seorang diri, ujungnya telah ditumbuhi bunga, bunga cantik berwarna putih berbentuk lonceng.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai guest house lily
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status