PERFECT HUSBAND
“Sayang, ini pakaiannya.’’ucapku terhenti dan mataku sedikit membulat saat melihat dia keluar dari kamar mandi dengan telanjang dada.
“Mm-af, ini pakaiannya.”ujarku, meletakkan di atas ranjang, dan secepat kilat pergi, bisa aku dengar Kak Azzam tertawa renyah.
Setelah 30 menit dia turun kebawah dengan jas dan dasi yang belum di pakai, aku datang membawakan teh hijau padanya,
“Kenapa jasnya belum di pakai?’tanyaku melirik jas kantor yang ditentengnya di lengan. Dia tersenyum,
Hot Chapters