Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terpaksa Menjadi Istri Kedua CEO Arogan

Terpaksa Menjadi Istri Kedua CEO Arogan

"Bapak mau saya suapin?" "Nggak-nggak, kau pikir aku anak bayi apa?" Lekas Bas membuka kotak bekal di hadapannya lantas melahapnya sampai habis. "Sudah habis!" Bas menunjukkan kotak bekal yang telah kosong. "Nah, sekarang pulanglah!"
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai habis makan langsung bab
Baca
+Pustaka
Saudara celamitan dari Neraka!

Saudara celamitan dari Neraka!

Setelah memandikannya, aku meletakkan Habibah di kursi yang ada di meja makan. "Mau Bu'de. Biba lapar. Tadi malam nggak makan," jawabnya polos. Aku tersenyum lirih, lalu mengambilkan nasi serta lauk yang disukai ponakan cantikku ini. "Memangnya tadi malam, kenapa Biba nggak makan?" tanyaku iseng. Sambil tangan ini menyuapi nasi ke mulut kecilnya. Biasanya anak kecil jika makannya disuapi pasti makannya banyak dan lahap.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai habis makan langsung bab
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menjadi Sugar Babby

Terpaksa Menjadi Sugar Babby

Mereka tiba di warung makan bakso dan memesan hidangan yang mereka inginkan. "Bang, tiga mangkok ya," pinta Bella pada pedagang bakso itu. "Hah? tiga? Buat siapa satu lagi?" heran Teddy dengan tatapan bingung. "Dia buatku, satu untukmu," kekeh Bella. "Semenjak kehamilanku yang mulai membesar, aku semakin banyak makan," jelas Bella. Teddy mengangguk paham. Dan Bella sudah tak sabar ingin segera menyantap bakso itu, perutnya benar benar sudah sangat lapar.
1010.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai habis makan langsung bab
Baca
+Pustaka
Masakanku Tak Lagi Dimakan

Masakanku Tak Lagi Dimakan

Mas Topan melirik sebentar padaku dengan tatapan tidak enak. "Bagaimana Ibu mau makan kalau lauknya cuma sayur kangkung. Istrimu itu pelit sama mertua." "Itu ada tempe goreng." "Tempe mana bisa jadi tenaga." Aku hanya diam menunduk, meskipun sebenarnya ingin menjawab ucapan Bu Lastri yang sangat tidak enak didengar.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai habis makan langsung bab
Baca
+Pustaka
Memaksa Jadi Madu Akan Kubuat Kau Seperti Babu

Memaksa Jadi Madu Akan Kubuat Kau Seperti Babu

Elea duduk di kursi meja makan, meraih mangga muda yang sudah dipotong. “Tapi Non El belum makan nasi dari kemarin.” “Melihat nasi saja aku sudah mual, Bi.” Elea mengeluh. Belakangan ini ia memang akan mual saat melihat nasi, ia merasa ngidamnya sangat aneh. “Ya sudah. Bibi buatkan dulu ya.” Elea mengangguk, setidaknya dengan makan mie buatan sendiri itu sudah bisa menggantikan karbohidrat. Tapi beruntung karena Elea masih bisa memakan buah dan juga sayuran, ia hanya tidak bisa memakan nasi saja.
12.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 284 kali sebagai habis makan langsung bab
Baca
+Pustaka
Hai Om, Aku Calon Istrimu!

Hai Om, Aku Calon Istrimu!

“Aku pengen makan langsung di tempatnya, di Boyolali.” “Hah?!”
1017.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 533 kali sebagai habis makan langsung bab
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Tuan Barra

Mengejar Cinta Tuan Barra

Gabriel mencoba membangunkan Barra yang tertidur sejak sore hari. Barra membuka kelopak matanya lalu duduk di sofa sambil mengumpulkan kesadarannya, berbagai macam hidangan makanan kesukaannya kini sudah tersedia di meja dan ia tinggal menyantapnya. Barra menghabiskan semua makanan itu sampai habis tidak tersisa, ia makan dengan tergesa-gesa entah karena lapar atau ada suatu hal yang ingin ia lakukan setelah makan.
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 249 kali sebagai habis makan langsung bab
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Rahasia CEO Dingin

Menjadi Istri Rahasia CEO Dingin

Ia dengan sabar menyuapi bubur ke mulut Wafa. “Cepat makan! Nanti keburu telat, sayang!” ucap Husein pada Habiba. “Ini burger daging kelinci, enak sekali.” Husein menyantap burger miliknya. “Iya.” Habiba terpaksa menyantap burger. Tak lama sarapan menyusut dan habis. Beralih ke susu, Habiba sedikit bergidik saat akan menghabiskannya. Benar saja, susunya tidak habis.
9.8190.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.1K kali sebagai habis makan langsung bab
Baca
+Pustaka
Senior Gokil

Senior Gokil

Duduk di bangku lalu pelajaran pun dimulai. *Waktu nya istirahat* "Bang, beli baso nya 1 porsi, kuah nya ga pake kecap, baso nya yang kecil aja, sekalian taruh sambal nya langsung di situ, oiya satu lagi jangan pake saos" Gaby memang orang yang mungkin terlihat sangat menyebalkan ketika mau memakan sesuatu. Tapi Gaby cerewet begini karena makanan yang disajikan tidak terlalu cocok di mulut nya dan justru nanti dia juga akan takut makanan nya terbuang sia sia.
9.83.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai habis makan langsung bab
Baca
+Pustaka
Istri yang Tak Sempurna

Istri yang Tak Sempurna

"Ssssh!" Meski kesal akhirnya Reiko membuka mulutnya lebar-lebar membuat Aida pun tersenyum ketika pria di hadapannya sudah makan semua sisa kebab yang ada di tangannya dan kini mulutnya benar-benar penuh pipi kanan dan kirinya juga menggembung. "Seneng kamu?" "Ssst, aturan pertama kalau makan itu nggak boleh ngomong Pak! Lagian ngomongnya juga kayak kumur-kumur gitu! Hehehe…."
966.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai habis makan langsung bab
Tampilkan Ulasan (9)
Baca
+Pustaka
Ri Chi Rich
hai akak semua. terima kasih sudah baca ceritaku. kisah ini adalah kelanjutan dari novelku sebelumnya: Cinta Untuk Nada - Pelakor - Wanita Kedua - Matre - Gimmick -2nd chance in lyon - Dimulai dengan ikatan perjanjian. Dan Istri yang tak sempurna adalah penyempurna novel sebelumnya.
Rika
ceritanya seru dan penasaran..nice.... kadang agak bosen jika alur pikiran tokoh panjang kali dijabarkan. tapi, penulisnya keren dan banyak ilmu interior dll yg dikembangkan.. pasti pintar dan cerdas ni kyk aida si penulis ya... loveee
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status