Behind Her Pride
murka Hena semakin membabi buta, air matanya terus mengalir dan semakin parah ketika dia melihat keluar banyak darah dari kepala kakaknya.
Tak lama orang-orang berdatangan, mereka membantu mengangkat Renata untuk segera dilarikan ke rumah sakit. Angel mematung di tempatnya, pikirannya seperti melayang jauh, tubuhnya terasa hampa, dan dia merasakan sekelilingnya kedap suara. Hanya bunyi “ngingg” yang memekak keras di telinganya. Angel menutup kedua telinga dengan kuat, bola matanya bergerak lincah, toilet yang didominasi warna putih bersih itu mendadak mengabu, memekat lantas menjadi gelap total di matanya.
Bab Populer