Kau Duakan Aku, Kubuat Sengsara Hidupmu
Bang Fahri benci melihat Bang Zul dipuja-puji, apalagi Bang Zul tampak begitu mudah merebut perhatian keluarganya.
"Heh! Untuk apa kalian semua muji-muji dia?!" seru Bang Fahri, suaranya dipenuhi iri hati dan kecemburuan yang jelas. Bang Fahri melangkah mendekat, berdiri di hadapan Bang Zul. "Dia itu siapa?! Dia memang punya pabrik, tapi tidak terlihat gelar apapun di namanya, pria macam dia pasti cuma lulusan SMA atau SMP seperti Riska, Bu! Aku ini dokter! Aku punya gelar! Aku jauh lebih hebat daripada dia!"
Ibu Mertua dan Salma mencoba menarik Bang Fahri, tapi pria tak peduli. Amarahnya sudah di ubun-ubun.
الفصول الرائجة