CHAT NAKAL ISTRIKU
cetus Hana.
"Sembarangan kau Hana, tentu saja aku mandi,"
Hana menahan tawa, kemudian menghembuskan napas perlahan.
"Ada apa, apa Namira masih marah padamu?"
Hana menyentuh pergelangan tangan Aidan, Entah mengapa Aidan malah merasa risih dengan itu.
"Bisakah kau menjauhkan tanganmu dari, aku takut ada orang lain yang masuk kemarin, dan dia malah menjadi salah paham."