Aranjo
tanya Griffin, sambil mengangkat tangannya tepat di hadapan Aranjo, perlahan membuka kepalan tangan dan cincin ilusi itu ada di atas telapaknya.
Melihat cincin itu, Aranjo langsung hendak mengambil. Namun, Griffin memindahkan tangannya, sehingga tangan Aranjo hanya menggapai angin.
"Kembalikan!" seru Aranjo yang mulai kesal. Mabuk, membuat otaknya tidak dapat berpikir jernih. Kedua tangannya mulai menarik pakaian Griffin.
"Tidak," jawab Griffin.
"APA?" raung Aranjo yang kesal.
Hot Chapters