Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ternyata Suamiku Tampan

Ternyata Suamiku Tampan

Hannah masuk meninggalkan rasa penasaran yang dalam pada Hannah. Sedang Hannah sendiri tau siapa Morgan, pria yang sudah merebut kekasih sepupunya sendiri. Ia tak ingin jadi target selanjutnya dan memilih menjaga jarak. Lagipula, Hannah juga tak tertarik. Hannah masuk ke dalam kamar mandi, memastikan penampilannya sudah oke kali ini. Tapi, tetap saja ia menambah liptin agar bibirnya terlihat lembab. Hannah juga merapikan rambutnya agar terlihat menarik. Lalu, perlahan, ia melepas jubah tidurnya. Kini, ia hanya memakai linggeri. Hanya linggeri, tanpa dalam.
1.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 30 Beses bilang hannah owo no makeup
Read
+Library
Kebangkitan Istri yang Kau Khianati

Kebangkitan Istri yang Kau Khianati

Sentuhan make-up ringan diberikan—foundation tipis, blush on lembut, dan lipstik bernuansa peach yang membuat wajahnya terlihat segar. Dress berwarna pastel menggantikan seragam office girlnya, yang membuatnya Hanna tampak seperti orang yang berbeda. Saat menatap cermin, Hanna mengerjap pelan. Dia benar-benar takjub dengan perubahannya. “Kamu memang sudah cantik dari sana,” ucap make up artist itu. “Jadi aku enggak perlu repot-repot mengubahmu.” Hanna tersenyum tipis. Dia masih berusaha menyesuaikan diri dengan penampilan barunya. Kalau dipikir-pikir, sudah lama sekali dia tak dandan.
102.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 60 Beses bilang hannah owo no makeup
Read
+Library
Skandal Cinta Pengantin Pesanan

Skandal Cinta Pengantin Pesanan

Hannah yang berada dalam gendongannya menggeliat namun sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda ingin bangun. “Kau tahu bagaimana membuat orang repot 'kan?” ucapnya menatap wajah Hannah. Seulas senyum tersungging di wajahnya. Bahkan saat tidurpun Hannah tetap terlihat cantik. Sebastian berusaha menahan tawanya saat melihat mulut Hannah terbuka lebar. Wanita itu memiliki bulu mata lentik yang nyaris sempurna. Hannah adalah satu dari sedikit orang yang tidak pernah ia lihat memakai make up berlebihan yang terkadang membuatnya memutar mata.
3.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 94 Beses bilang hannah owo no makeup
Read
+Library
ZANNA

ZANNA

Zanna, gadis berbola mata coklat itu baru saja turun dari mobil supirnya. Hari ini, Zanna akan memasuki sekolah normal. Selama hampir 10 tahun Zanna homescholling karena sesuatu yang mengharuskan dirinya homescholling.
2.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 68 Beses bilang hannah owo no makeup
Read
+Library
Dosa Dalam Pelukan Brondong

Dosa Dalam Pelukan Brondong

Begitu melihat Sheana, dia langsung berhenti di tempat. "Ya Tuhan," bisiknya pelan. "Kamu benar-benar membuktikan, kalau perempuan yang benar-benar cantik... nggak butuh makeup, nggak butuh gaun mewah. Cukup kaos lusuh dan sinar pagi." Sheana tertawa kecil. "Gombal pagi-pagi." “Bukan gombal,” kata Ellan, lalu mendekat. “It’s a confession.”
1.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 57 Beses bilang hannah owo no makeup
Read
+Library
Biarkan Aku Pergi!

Biarkan Aku Pergi!

“Mm.” Shaun menunduk untuk melihat Catherine, yang jauh lebih pendek darinya. Karena Catherine tidak memakai riasan di wajahnya di pagi hari, kulitnya sebening telur rebus yang dikupas. Bahkan, bulu matanya lebat tanpa riasan apa pun. Shaun teringat parfum yang dipakai Hannah kemarin, yang aromanya begitu kuat sehingga hidungnya hampir tidak bisa menahannya. Lagi pula, kulit Hannah tidak sebagus kulit Catherine. Shaun bernapas ringan. Khawatir matanya lebih lama lagi menatap Catherine, Shaun mengambil alih tas dan langsung pergi.
9.76.2M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 178.5K Beses bilang hannah owo no makeup
Ipakita ang mga Review (1979)
Read
+Library
Zeshan Shandu
sebenarnya aku bosan dengan alurnya yang sama... seperti g ada habisnya masalah yang terjadi. paling kasihan sama cathy.. emang boleh ya laki2 seberkuasa itu? tapi jujur aj setiap kali merasa bosan, menit selanjutnya bikin penasaran...
Ella Yuni
ceritanya bagusss banget,, walaupun chapternya ribuan tapi berasa padat gitu isinya. suka banget sama kisahnya shaun n catherine masih belum puas sama ending temen2nya shaun. chester walaupun badboy tp keren, knp harus cacat. rodney knp dibikin carakternya jd bego gini sama author
Basahin ang Lahat ng Review
SHANIA

SHANIA

Shania membawa gaun itu, menempelkannya di depan tubuh, dan memperhatikan potret dirinya di depan cermin. Shania bergeming untuk sesaat. Tidak biasanya dia merasa seperti ini, meski puluhan kali bepergian bersama Alan. Kali ini entah kenapa, Shania ingin terlihat cantik di depan pemuda itu. Perlahan Shania pun mendekatkan wajahnya ke cermin, dan memperhatikan dengan detail seluruh bagian mukanya. Ada keinginan dalam hatinya untuk memastikan wajahnya cukup cerah untuk acara makan malam nanti. Beberapa saat berselang, dan Shania tiba-tiba merasa gugup.
108.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 300 Beses bilang hannah owo no makeup
Read
+Library
Suami di Atas Kertas

Suami di Atas Kertas

Pilihan wanita itu jatuh pada sebuah dress berwarna putih gading di atas lutut. Baju yang sopan dan tidak terlalu terbuka. Tidak terlalu ketat juga. Hanna menggerai rambut yang panjangnya lima sentimeter di bawah bahu. Tak lupa dia mengoleskan make up tipis dan menyemprotkan parfum.
105.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 147 Beses bilang hannah owo no makeup
Read
+Library
Berdamai dengan Takdir

Berdamai dengan Takdir

Hanna melilitkan pashmina sutra hingga sedemikian rupa kemudian menyematkan bros yang berkilauan di bahunya. Dia meraih cluth pesta lalu menatap dirinya sekali lagi di depan cermin. "Kamu bisa melaluinya, Hanna. Kamu pasti bisa." Hanna menyemangati dirinya sendiri agar tidak goyah menghadapi berbagai cobaan hidup. Dean terpaku menatap Hanna dalam balutan gaun eldeberry dan sentuhan make up natural. "Kamu cantik ... cantik sempurna, Hanna." Hampir saja dagu Dean terjatuh menatapi kecantikan Hanna yang hakiki. Hanya dengan sentuhan make up tipis saja cukup membuat gadis itu tampak menawan.
2.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 61 Beses bilang hannah owo no makeup
Read
+Library
GANTENG-GANTENG ANAK PEMBANTU

GANTENG-GANTENG ANAK PEMBANTU

Rachel belum sempat bicara lebih lanjut begitu melihat Hanna menuruni tangga. Penampilan Hanna terlihat sederhana tanpa riasan sama sekali dan hanya lipstik tipis yang melapisi bibir tipisnya tapi tidak mengurangi cantiknya. Kalau udah cantik mau pakai apa aja tetap terlihat cantik, hehehe. Tapi tidak dengan Rachel, dia kembali tertawa terbahak-bahak melihat pakaian yang dikenakan Adiknya, "Hahaha, Dek lu mau kencan apa mau ke pasar sih?"
8.9356.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 14.2K Beses bilang hannah owo no makeup
Ipakita ang mga Review (80)
Read
+Library
Bangfanstory
Saya sudah baca GGAP sampe The Last GGAP dan sekarang lgi proses The Next Sanjaya. Tapi kok saya harus buka kunci Per Bab nya ulang ya. pdahal saya sudah baca semua nya, Parah nih Authornya pdahal dlu saya penggemar Novelnya Sutan Sati sampe semua novel nya sudah saya baca sampe slesai sumpah kecewa
TiSu
suka sama ceritanya. Cerita remaja tapi diselipin peliknya masalah yang sangat serius. gak main2 masalah negara .... Btw kenapa bnyk yg protes koin yak. Yang kuketahui KOIN itu bukan penulis yg menentukan, melainkan tulisannya. Dalam arti KOIN dihitung sesuai jumlah kata, betul kan, Thor....
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
1234
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status