Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PENDEKAR LEMBAH HANTU

PENDEKAR LEMBAH HANTU

jawab Resi Raju. Pandhita Kanwa mengangguk lalu tersenyum ramah. "Selamat datang di Pajang, silahkan nanti malam kami akan mengadakan jamuan untuk para pandhita dan resi dari luar Pajang. Lalu siapa dia?" Pandhita Kanwa menunjuk Rangga. Rangga maju memperkenalkan diri "Saya Rangga dari Lembah Hantu, saya datang untuk mengembalikan kitab Sang Hyang Agni yang dulu pernah hilang."
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai hantu bau pandan
Baca
+Pustaka
Candu Pelukan Hangat Bos Dingin

Candu Pelukan Hangat Bos Dingin

Iwan dan Bu Reva! Iwan, asisten kepercayaan Elang yang tadi dilarang Dinara untuk dihubungi berdiri di sana dengan senyum sopannya meski wajahnya menyiratkan sisa lelah. Dan di samping Iwan, berdiri Bu Reva yang membawa satu kantong besar berisi puding sutra buah dan aneka roti manis premium kesukaan Dinara. “Loh? Mas Iwan? Bu Reva?” Dinara berseru pelan, mencoba menegakkan kepalanya sedikit di atas bantal karena terkejut. “Kok... kok semuanya bisa datang barengan?”
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 233 kali sebagai hantu bau pandan
Baca
+Pustaka
Kerana Aku Istrinya

Kerana Aku Istrinya

gurau Armand sambil memarkir kereta di tepi jalan dengan kemas. Mereka turun bersama Danish dan Kak Lina, berjalan ke deretan kedai. Hana mula memilih dengan teliti, ambil sambal hitam yang pekat, kuih bangkit rangup, dodol asli, dan kopi kampung yang harum baunya. “Ini semua mak mesti suka,” bisik Hana sambil tersenyum puas.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai hantu bau pandan
Baca
+Pustaka
Aku Tak Bodoh

Aku Tak Bodoh

Pak Giman meletakkan bolu pandan hijau di atas meja kerjaku dengan tersenyum sangat ramah. "Ngapain repot-repot, Pak? Nggak usah! Itu tadi buat bapaknya aja," kataku dengan suara yang kembali membahana, kulihat Pak oppa juga melotot ke arahku. Los! Syok terapi deh lu. "Nggak kok Mbak, itu bolu pandan bukan bolu nenas. Liat aja warnanya, hijau kan?" Kembali dia memperlihatkan bolu di atas meja sambil teriak-teriak.
9.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai hantu bau pandan
Baca
+Pustaka
Mantan Posesif

Mantan Posesif

Setelah selesai belanja, sesuai perintah Mama gue bantuin mama bikin pancake. Sebenarnya gue kurang suka sama bau durian, tapi mau gimana lagi. Walaupun udah pakai masker masih juga kecium bau nya. Mama bilang tadi mau bahas Winanta sambil bikin pancake, tapi kok pancake nya udah mau siap dan tinggal di bungkus belum ada bicara sama sekali. Apa mama lupa?
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai hantu bau pandan
Baca
+Pustaka
Pemuas Hasrat Liar Tuan Mudaku

Pemuas Hasrat Liar Tuan Mudaku

tanya Bryan yang sebenarnya penasaran. “Ini es krim nasi padang yang aku blender, Mas. Aku campurin vanilla, susu dan sedikit ketumbar. Hehehee.” Seketika Bryan dan Cattleya kembali merasa mual. “Hueekk!” *
10506.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.7K kali sebagai hantu bau pandan
Tampilkan Ulasan (29)
Baca
+Pustaka
juxelian
awalnya emg dibuat emosi sama karakter bryan, m3sumnya kelewat ampun... tp mkin kesini oalahhh aku nangis bombay tau... bryan bener" mempertaruhkan segalanya demi nina :'( rela ninggalin harta tahta demi cewe yg dia sayang.. bhkan di season 2 aku makin mewek, bryan bener" sabar nemenin nina
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Panglima Kuno Terjebak di Tubuh CEO

Panglima Kuno Terjebak di Tubuh CEO

Wenti membawa sepiring penuh kue pukis berbagai rasa, dari cokelat, keju, sampai pandan. Mata Hartono membelalak senang. “Sayang, kamu memang paling jago kalau urusan membuat perutku makin gendut.” Dia meremas gemas pantat Wenti. “Pokoknya perutku jadi segendut ini, semuanya gara-gara ulahmu, Sayang!”
9.4193.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.2K kali sebagai hantu bau pandan
Baca
+Pustaka
Secret Romance

Secret Romance

Barry dan Levin serempak membeo. “Buah bacang maksudku. Kalau di Bali buah tersebut dikenal dengan nama mangga pakel,” Sandara menjelaskan mengenai buah yang dimaksud. “Setiap kali mencium bau buah tersebut aku pasti pusing disertai mual dan muntah-muntah karena sangat menyengat. Gara-gara baunya yang sangat menyengat itulah, makanya aku jadi tidak suka dengan mangga pakel,” imbuhnya.
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 288 kali sebagai hantu bau pandan
Baca
+Pustaka
Bukan Istri Pilihan Suamiku

Bukan Istri Pilihan Suamiku

Hana mengusap lehernya yang berkeringat. "Iya kalau lagi hamil memang seperti ini. Oh iya kita mau makan di restoran apa ini?" "Hana pengen makan di restoran Padang ma, lagi pengen makan dendeng balado dan daging rendang." Hana tersenyum. Mytha mengangkat jempolnya. "Mama juga sangat suka masakan Padang, pedas-pedas tapi enak." "Ih Mama nih, Hana jadi ngenes." Hana mengusap sudut bibirnya.
9.492.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai hantu bau pandan
Baca
+Pustaka
Danuranda (Pendekar Nusantara)

Danuranda (Pendekar Nusantara)

Di rasa sudah cukup Danuranda mulai membuat sebuah peralihan kecil untuk memanggang ikan tersebut. Danuranda memanggang semua ikan yang ia dapatkan saat ini juga, karena akan sangat berbahaya jika memanggang di tengah gelapnya malam, hal itu dapat mengundang kedatangan hewan buas, terutama harimau putih pemangsa.
9.95.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai hantu bau pandan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status