Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kembalinya Sang Dewa Pedang

Kembalinya Sang Dewa Pedang

Junjie mendongakkan kepalanya dan menunjuk pondok di bukit. "Tempat ini sesuai dengan namanya, Pondok Darah Besi. Sebuah pondok di tengah lautan warna merah bi'an hua." Song Mingyu berdecak kagum. Dilihat dari bawah, pondok milik Pak Tua Lan Feng memang seperti terkurung lautan bunga bi'an yang berwarna merah bak lautan darah. Meski tidak setiap saat bi'an Hua berbunga serempak, tetapi kesan yang tercipta di setiap menjelang musim gugur hingga musim itu berganti musim dingin, begitu kuat bagi penghuni dan pengunjung Pasar Hantu. Karena itulah pondok itu dijuluki Pondok Darah Besi.
9.527.7K viewsCompletedAdded to Library 553 Times as hantu bau pandan
Show Reviews (15)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Yzuki_
hai... ceritamu bagus! mungkin kah kamu juga tertarik dengan ceritaku? mungkin sedikit berbeda dari yang lain. cerita fantasi lokal di dunia modern. tokoh utamanya anak SMA kembar cewek cowok. semoga kamu tertarik, terimakasih
Read All Reviews
BODYGUARD KESAYANGAN

BODYGUARD KESAYANGAN

Bau busuk luar biasa menguar manalah indera penciuman manusia harimau tajam sampai ke lubuk hati paling dalam. “Ini bunga apaan, Bestieee?” Sang putri sampai mengungsi ke dalam kamar. “Bunga bangkai, Tuan Putri.” “Astogeh, pantes semua bauk nyampur jadi satu, bauk kentut, bauk sampah, bauk ketek, ueheeek, ueheeek, ueeek, cuih.” Cahaya beneran muntah, untung cepat ditampung pakai kendi sama Mei Mei.
106.5K viewsCompletedAdded to Library 245 Times as hantu bau pandan
Read
+Library
DIPANDANG HINA KARENA JANDA

DIPANDANG HINA KARENA JANDA

Dinding ruang tamu itu tampak cantik dengan hiasan rak gantung hexagonal berisi tanaman hias rambat. "Silakan dinikmati, Mbak. Seadanya saja." Bu Ami muncul dan meletakkan satu per satu isi nampan. Ada seteko es sirop beserta gelas kaca, beberapa kaleng biskuit kecil, dan tiga porsi buko pandan. "Wah, terima kasih, Bu. Ini sih bukan seadanya lagi." Sabrina mengambil buko pandan yang tampak lezat untuk menghargai tuan rumah.
3.8K viewsCompletedAdded to Library 136 Times as hantu bau pandan
Read
+Library
Sang Penunggu Pengantin

Sang Penunggu Pengantin

tanyaku lagi sambil menghampirinya, namun seketika itu dia menghilang dan seiring menghilangnya wujud gadis bergaun pengantin kebaya yang berlumuran darah itu, terdengar bisikan yang sangat jelas tepat di telinga ku, suara yang sama suara gadis itu berkata, “Kau akan celaka sepertiku bila tidak meninggalkannya.” Aku tertegun mendengar bisikan suara itu, apa maksudnya aku akan celaka seperti dirinya, siapa dia? Apa yang terjadi padanya? tidak semua perkataan makhluk halus benar adanya, itu semua pasti hanya rekayasa dia berbohong hanya ingin menakut-nakutiku saja. Dia hanya setan yang ingin menyesatkan, atau mungkin dia jin yang menyukai Mas Bayu suamiku dan menginginkan Mas Bayu, jadi dia be
102.4K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as hantu bau pandan
Read
+Library
Sang Bangsawan

Sang Bangsawan

Aslan bisa mencium bau darah dari dalam Kerajaan dengan indra penciuman tajamnya. Ketika telah berada tak jauh dari tempat yang akan ditujunya, Aslan pun melihat tiga orang pria dengan memakai baju kebangsawanan mulai membuka pintu ruang Cadris. Aslan buru-buru sembunyi ketika salah seorang dari mereka menatap kiri dan kanan, mungkin dia memastikan supaya memang tak ada orang yang melihat. “Hah... Bau ini. Aku sudah lama tidak mencium bau pedang Lord. Aku ingin memilikinya,” ucap salah seorang pria dengan rambut putih yang diikat tinggi.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as hantu bau pandan
Read
+Library
Duda Tampan Canduku

Duda Tampan Canduku

" Roman mengerutkan keningnya, melihat Siska tengah sibuk mencari sesuatu yang berada di dalam tasnya. "Ini Paman, oleh-oleh dariku!" "Sarung?" "Ya, itu sarung batik dari Pekalongan, aku pas melihat itu teringat Paman, jadi aku beli saja!" Roman menjadi salah tingkah saat Siska mengatakan mengingat dirinya. Dan di saat yang bersamaan Ardian menyipitkan kedua matanya melihat tingkah Roman. “Sepertinya pria ini sedang jatuh cinta!”
1013.9K viewsCompletedAdded to Library 390 Times as hantu bau pandan
Read
+Library
Ulat Bulu Penghancur Rumah Tanggaku

Ulat Bulu Penghancur Rumah Tanggaku

“Iya, Sayang. Memangnya kenapa? Kok kamu keliatannya kayak orang yang kaget banget gitu sih denger aku manggil kamu pake panggian itu?” “Pak, bukan apa-apa, tapi masalahnya adalah Bapak itu udah punya istri, tapi kenapa malah manggil saya pakai panggilan yang seperti itu?” Naura benar-benar sangat tak habis fikir dengan apa yang sebenarnya terjadi. Tak ada sahutan apa pun atas pertanyaan Naura yang seperti itu, Rehan yang berada di dalam mimpi Naura hanya mengulas senyum saja. Senyuman yang sangat manis.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as hantu bau pandan
Read
+Library
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Hidung mancungnya terus mengendus udara yang dipenuhi polusi knalpot demi melacak jejak aroma cengkeh pembakar jiwa. Terdengar alunan musik dangdut koplo berdebar nyaring dari sebuah warung kelontong kecil di pinggir jalan raya. Seketika itu juga, mata liar Arya menangkap deretan kotak kecil berwarna-warni yang dipajang rapi di dalam etalase kaca. Berkat penciuman setajam serigala lapar, dia langsung mengenali aroma tembakau pekat dari tumpukan kotak tersebut. Segera ditariknya langkah besar merangsek masuk ke dalam warung reyot yang beratapkan seng berkarat itu.
10.2K viewsOngoingAdded to Library 255 Times as hantu bau pandan
Read
+Library
Pelet Kopi Darah Haid

Pelet Kopi Darah Haid

Desas-desus warga terdengar di telinga Naya, rumah bekas Pak Wira, atapnya roboh dengan sendirinya di keesokan paginya. Orang-orang desa mulai menyebut saung itu “Saung Benang”. Bahkan mereka juga ikut menjaga tempat itu, juga menjaga Naya. Hari berikutnya datanglah Pak Karso, seorang petani tua. Benangnya berwarna kuning, Naya melihatnya karena ia berhutang pada tengkulak. Bahkan benang itu menjadi sangat kusut, membuatnya seakan menarik perutnya tiap malam. Naya berhasil meluruskannya kembali.
10606 viewsCompletedAdded to Library 17 Times as hantu bau pandan
Read
+Library
ISTRI KONTRAK SANG MONSTER

ISTRI KONTRAK SANG MONSTER

Aroma sate lilit yang dibakar di atas bara berpadu dengan wangi dupa yang samar, menciptakan suasana khas Bali yang sulit dijelaskan dengan kata-kata. Langkah Naura melambat ketika melewati deretan kios terbuka yang memajang berbagai kerajinan lokal. Tikar rajut, tas rotan berbentuk bulat, hingga kain pantai bermotif mandala tergantung rapi dan bergoyang pelan tertiup angin malam.
101.7K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as hantu bau pandan
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status