Tanah Larangan: Jangan Bawa Pulang Apa pun
Dalang memukul kecrek dengan keras, dan pada saat yang sama, layar wayang tampak bergetar.
Tiba-tiba, seekor burung hantu besar melintas rendah di atas kepala penonton, membuat beberapa orang menjerit. Di sudut lapangan, seekor kambing mendadak mengembik keras, lalu roboh dan mati dengan mata melotot ke arah panggung. Para sesepuh langsung bergerak cepat, menaburkan bunga tujuh rupa dan membakar kemenyan.
“Ini tanda, mereka sedang menerima tumbal,” ujar Pak RT lirih. “Pertanda baik, meski jalannya menyeramkan.”
Capítulos em Alta