KAMPUNG HALIMUN
Aku masih bisa percaya apabila aku bertemu dengan para makhluk seperti kuntilanak yang menerorku pada malam sebelumnya, karena tinggal di Kampung Halimun sangat wajar apabila banyak sekali cerita-cerita tentang hantu-hantu yang sering menampakan dirinya dari arah hutan perbatasan yang menembus ke jalanan provinsi di ujung sana.
Tapi, ketika aku melihat mayat yang bisa berjalan, aku baru kali ini melihatnya. Mayat yang tampak hancur dan busuk, seperti tidak pernah dimakamkan dengan sangat layak. Apalagi mayat tersebut sangat banyak dan semuanya adalah sesosok wanita, bahkan ada mayat yang masih baru dengan wajah yang sama hancurnya dengan mayat-mayat yang lainnya.
Hot Chapters