BUKAN SALAH IBU
"Samurai itu ada di jok belakang mobil. Aku tak berani membuka sarungnya, jadi aku hanya memukul punggung lelaki itu dengan gagangnya."
Ayah tersenyum dan memelukku.
"Samurai itu memang sengaja tidak dibuat tajam, hanya hiasan saja, oleh-oleh rekan kerja Ayah dari Jepang. Tapi Ayah bangga, dalam keadaan sempit dan terdesak, Bella masih menggunakan akal sehat. Dan terima kasih banyak, Nak, kamu melindungi adikmu sekuat tenaga."
Suara Ayah bergetar. Aku menggigit bibir, menahan haru. Tak lama, Ayah bangkit dari kursi dan berjalan ke kamarku untuk menengok Helena.
Bab Populer