Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PRAMESWARI

PRAMESWARI

"Wari?" "He'em, Yuka?" "Kamu nggak apa-apa, kan?" "Nggak, aku nggak apa-apa. Hanya perlu banyak waktu untuk berpikir. Aku nggak mau salah melangkah lagi, Yuka." Kali ini, Yuka yang terdiam. Memandangi wajah sahabat dekatnya itu dari samping. Benar ternyata, kebenaran adalah hak mutlak Allah. Hanya Allah yang berhak memberikan hidayah kebenaran kepada setiap hamba-Nya. Bukan manusia.
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai hanya allah yang berhak menilai manusia
Baca
+Pustaka
Ketika Istri Berhenti Peduli

Ketika Istri Berhenti Peduli

Umi dan Abi bisa bilang begitu karena belum merasakan bagaimana posisiku saat itu. "Iya. Tapi kita tidak bisa memvonis orang begitu saja. Yang berhak menilai manusia itu hanya Allah. Tidak ada yang tau bagaimana jika dia bertaubat di akhir usianya. Mengucapkan Lailahaillallah di ujung nafasnya. Kita sebagai manusia hanya berusaha untuk berbuat baik," tampik Umi yang membuatku menunduk.
1077.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai hanya allah yang berhak menilai manusia
Baca
+Pustaka
Mempermalukan Suamiku Di Resepsi Pernikahanya

Mempermalukan Suamiku Di Resepsi Pernikahanya

"Kenapa bodoh Tuan? Aku menjawab sesuai isi hati." "Itu bodoh." "Terserah Tuan jika mengaggap demikian. Tapi, satu yang harus Tuan tahu. Allah tak akan menciptakan manusia hanya untuk sia-sia. Pasti ada maksud dan tujuan. Tak ada manusia yang bisa menilai manusia lainnya. Karena yang berhak mengatakan baik buruknya seorang makhluk hanya penciptanya, yakni Allah SWT."
1079.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai hanya allah yang berhak menilai manusia
Baca
+Pustaka
Wildflower

Wildflower

Heru tiba-tiba saja emosi dan mencengkram kuat rahang Lily, sampai sang empunya rahang mendesis kesakitan. "Lepaskan, Pak. Sakit ih! Pak dengar. Kalau saya tidak mengutuk mereka, itu bukan karena berarti saya membenarkan tindakan mereka. Tetapi setahu saya, hanya Tuhanlah yang berhak menghukum manusia. Bukan kita yang sesama manusia juga. Itu hak mutlak prerogatif yang Maha Kuasa. Apa yang salah menurut kita, belum tentu begitu di mata Allah. Begitu juga sebaliknya. Jangan menghakimi orang hanya dari satu sisi saja. Itu tidak adil, Pak. Karena setiap orang pasti akan membenarkan dirinya sendiri. Lagi pu-"
1024.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 918 kali sebagai hanya allah yang berhak menilai manusia
Baca
+Pustaka
Setelah Dua Belas Tahun Pernikahan

Setelah Dua Belas Tahun Pernikahan

Tapi perlu digaris bawahi, ini tidak pada semua keadaan, tergantung hati dan dan hasil istikharah. 2. Manusia, kadang bisa lebih mulia di hadapan Allah, sekalipun ia pernah berbuat salah. Tentunya dengan taubat dan muhasabah diri yang begitu sempurna. Sebab itu, jangan pernah menghakimi seorang hamba yang bersalah, karena mata manusia hanya mampu memandang apa yang tersurat tapi tidak mampu menelaah apa yang tersirat. Biarkan Allah yang menentukan hamba-Nya itu salah atau tidak. Jadi jangan membenci Wisnu, sekalipun dia pernah bersalah.
9.5122.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.8K kali sebagai hanya allah yang berhak menilai manusia
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua untuk Saling Menemukan

Kesempatan Kedua untuk Saling Menemukan

“Syah, aku berharap Pak Rayhan bisa memenuhi janjinya akan selalu membahagiakan sahabatku. Kalau dia berani mengingkari janjinya, dia akan berhadapan denganku!” “InsyaaAllah Put, tetap doakan aku ya? Kita hanya bisa menilai dan melihat manusia dari apa yang tampak, namun sesungguhnya hanya Allah yang tahu segalanya.” “Amin. Kalau kamu butuh aku, insyaaAllah aku akan selalu siap hadir untuk kamu, Syah.” “Terima kasih ya Put.”
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai hanya allah yang berhak menilai manusia
Baca
+Pustaka
Menerima Lamaran Kekasih Sahabatku

Menerima Lamaran Kekasih Sahabatku

Setelah hening hampir satu menit, dia langsung memintanya berangkat ke majlis saja daripada kembali melanjutkan perdebatan. "Mama pernah bilang, kita hidup itu berdasarkan penilaian Allah, bukan manusia. Apa yang diinginkan manusia terhadap kita nggak musti diikuti. Benar, kan, Ma? Dan aku bahagia jadi istri Nizar, kok." Alia menutup kalimatnya dengan seulas senyum, lalu melangkah cepat ke motor setelah mencium punggung tangan ibunya.
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai hanya allah yang berhak menilai manusia
Baca
+Pustaka
MADU DARI MERTUA

MADU DARI MERTUA

jawab Doni terbata. "Ya, berlaku adil. Menurut pemahaman saya, hanya Allah yang mutlak berlaku adil. Sementara kamu hanyalah manusia. Manusia biasa, Don. Pertanyaannya adalah apakah kamu mampu berbuat adil?" cecar Martin. Doni pun terdiam
1022.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 456 kali sebagai hanya allah yang berhak menilai manusia
Baca
+Pustaka
TAKTIK CINTA SANG BOS MAFIA

TAKTIK CINTA SANG BOS MAFIA

Faktanya yang berbuat keadilan itu bukan Ai. Bukan Rani yang berbuat keadilan itu. Bukan Maharani yang berbuat keadilan itu. Bukan Maharani Nurpalah yang berbuat keadilan itu. Sulit, Sangat sulit untuk Allah membedakan satu dengan yang lainnya. Ingat ingat satu sosok yang tidak berhak dan tidak pantas menerima apa pun namun sosok tersebut selalu merebut dan mengambil hak yang bukan miliknya. Sejak awal sampai akhir sosok tersebut tidak berhak dan tidak pantas atas apa pun, di dunia mana pun, di alam mana pun, di bumi mana pun, di semesta mana pun, dia tidak berhak dan tidak pantas.
9.948.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai hanya allah yang berhak menilai manusia
Baca
+Pustaka
BURONAN

BURONAN

Mengecup ubun-ubun kepala Rania berkali-kali. "Saya sayang sekali sama kamu. Seharusnya kamu tidak perlu melakukan itu semua. Bukan manusia yang berhak menilai pantas tidaknya seseorang, baik buruknya seseorang. Melainkah Allah yang maha mengetahui apa-apa yang ada dalam hati dan pikiran seluruh makhluknya," Rakha melepas pelukannya lalu tersenyum.
1022.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 443 kali sebagai hanya allah yang berhak menilai manusia
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status