Taaruf dengan Anak Wanita Malam
“Ceu, duduk di sofa saja! Ummi gak suka lihat Ceu Sari begitu. Dengarkan baik-baik Ceu, Allah tidak membeda-bedakan status manusia. Baik majikan dan pelayan sama, tak ada yang lebih tinggi kedudukannya. Ceu tahu, apa yang membedakan kedudukan seseorang?”
“Iya, Ummi, keimanan …”
“Nah, Ceu Sari sudah tahu …”
Ummi Sarah bernafas lega. “Allah hanya melihat kemuliaan seorang manusia dari keimanannya bukan status sosialnya,”
“Iya, Ummi,”
Ceu Sari mangut-mangut lalu membuang nafas kasar. Ia pun berpindah duduk di atas sofa berseberangan dengan Ummi Sarah. “Ummi, soal Neng Selin, um …”