Balada Asmara Biduan Dangdut
Penah beliau bilang, bahwa hidup ini adalah sementara, sehingga segala popularitas, uang, kekayaan, dan semua kemewahan yang aku tinggal di Ibu Kota waktu itu, bukanlah sesuatu yang harus ditangisi.
“Kalau kata orang jawa, hidup itu seperti numpang minum saja. Sehingga pastikan yang singkat ini kamu merasa bahagia. Dan kebahagiaan tidak berasal dari uang, harta, atau popularitas yang penuh dengan pujian. Tapi, semua kebahagiaan berasal dari sini,” kata Beliau menunjuk-nunjuk ke arah dadaku, kemudian melanjutkan, “dari hati yang pintar bersyukur.”
Selain nasihat mengenai kehidupan, Abah Yai juga punya wasiat khusus untuk aku dan Aisyah.