Tawanan Cinta Sang Penguasa
Marco berdiri disebelahnya, satu tangan dimasukkan ke saku celana, satu lagi tergantung beberapa tas kecil berisi kerajinan tangan: boneka dari kain perca, gelang dari manik-manik kayu, dan lukisan mini di atas papan tipis
Langkah mereka beriringan setelah mampir ke toko-toko kecil yang menjual lukisan jalanan dan aksesoris khas Cartagena.
Hiriety menghampiri sebuah meja kecil yang dijaga oleh seorang nenek berkulit legam dengan keriput yang dalam, menjajakan gantungan kunci berbentuk burung, ukiran tangan dari kayu pohon palem. “Berapa ini?” tanya Hiriety dalam bahasa Spanyol terbata.
Nenek itu mengangkat wajahnya yang penuh senyum, matanya bersinar lembut seperti cahaya senja. “Tres mil pe
Hot Chapters