Suamiku Menjadi Sultan
Aku manut saja, sebab percaya apa yang tengah dia perbuat, pasti demi kebaikan bersama.
"Kamu simpan ini baik-baik, ya, Dek."
Bang Agam menyerahkan surat emas tersebut. Mataku melotot saat tahu harganya. Apa ini tidak salah harga? Kalung yang kupakai berharga sepuluh juta. Bang Agam tersenyum melihat ekspresiku.
"Udah, ah, kita tidur. Kamu simpan suratnya."
Bang Agam langsung merebahkan tubuhnya di sampingku. Wah, suamiku menjadi sultan sekarang.
Hot Chapters