Senja di Matamu
Sebelum Tania sempat bereaksi, dia mencium Tania, auranya yang kuat menyelimuti Tania.
Tania mengelak, "Kau mabuk, istirahatlah."
Harry memang sedikit mabuk, tetapi pikirannya jernih. Dia menatapnya dengan membara.
Harry tiba-tiba berkata, "Aku berikan semua hal yang Chaz nggak bisa berikan padamu."
Tania berkata lembut, "Baiklah."
Janji seorang pria hanya untuk didengar, tidak untuk dipercaya.
Hot Chapters