Istri Buruk Rupa
ucap Hanung, kemudian dia melihat ke arah Tania.
“Juga mencintaimu,” lanjut Hanung.
“Lalu apa susahnya melakukan itu?” tanya Tania.
“Entahlah, semuanya seperti sudah berbeda,” ucap Hanung.
“Jika kamu tidak lagi memiliki perasaan, berpisah saja,” ucap Tania.
“Apa? apa katamu? kamu memintaku berpisah dari Hesti?” tanya Hanung dengan mata bulat penuh.
“Bu-bukan begitu, ya, dari pada hubungan kalian mulai tidak menyenangkan,” ucap Tania berusaha menjadi orang yang begitu bijak. Dia terlihat memainkan kukunya, seraya melirik ke arah Hanung.