Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pura-Pura Mati

Pura-Pura Mati

Tatapan matanya penuh misteri, apalagi saat aku mendekatinya. "Kamu siapa?" tanyaku, sedikit bingung. "Lho, harusnya aku yang nanya ke kamu. Kamu itu siapa? Dan ada keperluan apa di sini?" Dia malah bertanya balik, seolah-olah dialah Salwa, pemilik rumah ini. Aku gak boleh terkecoh, mungkin wanita ini adalah salah satu komplotan Mas Andra yang mau menjebakku. "Kamu Mbak Salwa kan?" ucapku tersenyum. "Mbak, ini aku Marni. Masa Mbak lupa sih sama aku, sepupu Mbak Sendiri?"
102.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 87 Beses bilang mata hazel prilly
Read
+Library
Wanita Bermata Hijau

Wanita Bermata Hijau

”Terima kasih banyak, Paman dan Tante,” balas Jasmine lalu menundukan kepala. Lalu dia menatap dalam Charless, dia terkesan dengan ketampanannya. Mereka saling bertatapan lama, Charless pun tersenyum manis, membuat Jasmine tertunduk malu. Pria tampan itu, tersipu malu juga. Salah tingkah yang membuatnya merasa geli sendiri. Bermata warna hazel terus terikat perempuan cantik yang ada dihadapannya. Ada rasa dan getaran unik yang mengalir ke hati mereka. Waktu seakan berhenti sebentar, angin malam mengibaskan rambut silver itu. Di mata Charless, Jasmine sedang menggodanya. Tercium wangi parfum yang manis dan aroma bunga melati yang memikat dalam pria keras kepala itu. Dimata Jasmine pun melihat
102.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 46 Beses bilang mata hazel prilly
Read
+Library
FAUZIAH AZZAHRA

FAUZIAH AZZAHRA

Dengan hati waspada, Azizah menutup bukunya, beralih kesumber suara yang terdengar semakin aneh dan kentara. Azizah pergi kedapur, dan mengintip keluar rumah guna memastikan siapa yang tengah menganggu konsentrasinya membaca buku. Namun, betapa terkejutnya gadis malang itu. Dia melihat sosok mahluk aneh tengah membalas tatapannya dibalik sela pintu dapur. Tatapan itu sungguh tajam, membuat Azizah ketakutan. Betapa tidak, bukan hanya tatapannya saja yang menjadikan bulu kuduk remaja itu merinding, tetapi warna mata yang merah, serta rambutnya yang menjulang panjang hingga ketanah. Jangan lupa ukuran tubuh kaki mahluk aneh itu. Terlihat tinggi, tapi kakinya tak sampai berpijak ketanah.
104.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 90 Beses bilang mata hazel prilly
Read
+Library
Miss C

Miss C

Grace tersenyum tidak enak pada Aryo sambil menggenggam tangannya. Menunggu waktu menjemput Julius dimana Aryo membelikan beberapa makanan yang disukai oleh Olla mulai dari pizza hingga makanan serta minuman yang sedang ramai dibicarakan, dimana jelas terlihat ekspresi wajah Olla saat makanan tersebut datang dengan tidak lupa mengucapkan terima kasih. Olla memakan satu persatu hingga masih tersisa banyak karena perutnya yang tidak muat akibat banyaknya yang dipesan oleh Aryo, mengalihkan pandangan pada pria tersebut dimana tersenyum puas akan apa yang dilakukannya membuat Grace hanya menggelengkan kepala atas perbuatan pria tersebut.
9.938.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang mata hazel prilly
Read
+Library
Miss Lazy

Miss Lazy

- Aluna Sesat 💤💤💤 TOLOOONG. Jangan berfikir sedang ada adegan action yang menegangkan. Ini cuma jeritan batin seorang gadis yang masih betah diatas kasurnya. Namanya Luna, gak pake Lucinta. Lebih tepatnya Aluna Meysha Jovita.
103.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 79 Beses bilang mata hazel prilly
Read
+Library
Pria Alfiyah

Pria Alfiyah

Satu, karena Ia menjadi peserta terbaik, yang kedua, namanya di sebutkan oleh Pria yang memiliki senyuman sempurna itu. "Terima kasih pada Aini Halwa karena telah melaksanakan ujian dengan sangat teliti, hampir semua jawaban betul tak ada yang salah sedikit pun. Untuk itu, Saya akan memberikan apresiasi pada saudari Aini, silakan maju kedepan," kata Iklil dengan nada bangga. Saat Aini akan maju ke depan, tiba-tiba ponsel Iklil berbunyi, terpaksa Iklil meninggalkan podium dan memberikan tanggung jawabnya pada Zainal. Aini sudah berada di atas panggung, Zainal yang memberikan medali dan sertifikat, bukan Iklil. Aini celingukan mencari keberadaan Iklil, kenapa tiba-tiba menghilang.
103.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 105 Beses bilang mata hazel prilly
Read
+Library
Mendadak Dinikahi Majikan

Mendadak Dinikahi Majikan

ujar Zey sinis, berjalan melewati Hazel yang tersenyum tengil padanya. "Zey Qamelia Aaliyah." "Hmmm, hantu jaman sekarang abdet juga, ya. Buktinya tau nama panjang gue." Zey masih bergumam. "Hey calon istrinya Hazel Erlangga Derrick." Senyum tipis tampil di wajah Hazel melihat senyum tak enak mampir di bibir indah Zey. "Kita berantem yuk!" Zey mengangkat tinju bersiap memukul Hazel tetapi pria itu lebih dulu lenyap dari pandangannya.
103.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 116 Beses bilang mata hazel prilly
Read
+Library
Terjerat dendam pernikahan

Terjerat dendam pernikahan

Hal itu membuat Shen mengajukan tanya, "Kau mengenal wanita yang di foto?" "Hu'um. Namanya Hazel. Wanita itu adalah cinta pertama kami saat masih duduk di bangku SMA. Bahkan aku dan Rey kerapkali saingan diberbagai bidang. Nyatanya, Rey yang berhasil mendapatkan hatinya Hazel," Jelas Ezra benar adanya.
104.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 126 Beses bilang mata hazel prilly
Read
+Library
Hayu

Hayu

Mendengar kalimat yang terlontar dari mulut Hayu barusan, malah semakin membuat Jelita terbatuk-batuk. Mami Candra yang memiliki hati yang lembut pun segera menghampiri Jelita dan mengusap punggung gadis itu hingga batuknya mereda. Meski kesal dengan Jelita, Mami Candra dengan sabar membantu gadis yang sudah membuat putranya kecewa. “Terima kasih, Tante. Jelita pamit pulang dulu.” “Kenapa terburu-buru, bukankah kamu belum menghabiskan kopimu?” tanya Hayu penasaran. Kalau tebakannya benar, Jelita mungkin merasa sungkan setelah kedatangan mama Candra.
105.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 201 Beses bilang mata hazel prilly
Read
+Library
Air Mata Diandra

Air Mata Diandra

" Mama nampak terharu seraya memeluk Bimo. Tapi matanya melotot ke arah Diandra. Diandra yang takut melihat tatapan sang mama seketika menunduk. "Bimo sepertinya kamu benar benar mencintai Diandra, priotas kamu sudah bukan lagi mama sekarang. Bagaimana nanti jika kamu benar benar melupakan mama." Mama membatin dalam hatinya terluka tapi dia berpura pura bahagia didepan Bimo. *** "Hah ini cincin cuma 5 juta Ma hargany, Sedangkan Diandra dibeliin kalung 20 jt." Ujar Sita setelah melihat surat Perhiasan yg disodorkan Mama.
103.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 98 Beses bilang mata hazel prilly
Read
+Library
PREV
1234
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status