Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Honestly, I Love You

Honestly, I Love You

jelas mami "Bukan Mi. Justru cinta itu akan datang jika keduanya sudah sama-sama siap." ralat yaya Yaya hanya bisa mendengar helaan napas dari seberang sana "Iya iya. Mami kan cuman ngusulin tadi" ucap mami "It's okay mi. Yaya juga tahu kok" balas yaya "Yaya tutup yah Mi," ucap yaya "Iya. Awas jangan lupa mampir ke rumah !" peringat mami
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai heart to heart
Baca
+Pustaka
Touch Your Heart

Touch Your Heart

tanya Hera saat mereka sudah jauh dari kerumunan teman-teman yang lain. “Aku nggak mau mikirin dia lagi, Her. Tapi gimana caranya buat lupa?” tanya Ran pasrah. Sudah segala cara ia coba untuk bisa move on, tetapi usahanya itu selalu gagal. Ia terlalu mencintai Darell. Ia hanya ingin Darell memberikan kejelasan tentang hubungan mereka. Hanya itu saja. “Aku ambilin minuman dulu, ya,” tawar Hera.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai heart to heart
Baca
+Pustaka
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

tanya ibu lagi. “Bu, dia itu atasan aku. Aku enggak ada perasaan apa pun dengannya,” jelasku pada ibu. Aku tidak ingin ibu berharap pada ketidakpastian. Lagi pula aku tidak pantas dengan Dayat. Istilahnya sadar diri sebelum bertanding. Hanya nama seseorang yang masih berada di dalam hatiku dan belum bisa digantikan. Entah sampai kapan. “Bu, Risa keluar sebentar. Ibu istirahat ya,” pamitku pada ibu.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai heart to heart
Baca
+Pustaka
My Soulmate From My Heart (Series 2)

My Soulmate From My Heart (Series 2)

Padahal ia dekat dengan kaum hawa itupun tidak. "Aku menyatakannya hanya padamu." "Benarkah?" Menyisipkan helain rambut yang menutupi wajah Kiran dengan jemarinya. "Menurutku ... menyatakan rasa cinta itu hanya berlaku sekali seumur hidup. Cinta datang dari hati, hati itu hanya satu. Bukan untuk dibagi-bagi." Penjelasan Arland membuat Kiran terkesima. "Apa aku ada di hatimu?"
1048.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai heart to heart
Baca
+Pustaka
Dekat di Mata, Jauh di Hati

Dekat di Mata, Jauh di Hati

“Aku datang untuk mengantarkan undangan.” Fenny menyerahkan amplop merah kepadanya, “Bukankah kamu selalu berharap aku bahagia? Sekarang, aku sudah menemukan kebahagiaanku sendiri.” “Benarkah?!” Evelyn begitu gembira hingga memeluk Fenny dan memutarnya beberapa kali. Davis buru-buru menghentikannya, “Jangan sembarangan mengangkat orang. Kamu baru saja hamil ….”
34.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 935 kali sebagai heart to heart
Baca
+Pustaka
Pertaruhan Hati di Tengah Dendam

Pertaruhan Hati di Tengah Dendam

Jawaban itu selalu ada, tapi kebenciannya membuatnya menutup mata. Cinta yang dia rasakan pada Alana terasa seperti pengkhianatan terhadap ibunya. Dia tidak mengizinkan dirinya mencintai Alana. Dia tak pernah berani mengakui bahwa hatinya sudah lama melewati garis itu. Hatinya berkata lain. Dia tidak pernah punya kesempatan untuk melawan. Saat dia menyadarinya, semuanya sudah terlambat. Mesin meraung, dan ban meninggalkan jejak hitam di jalan.
18.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 744 kali sebagai heart to heart
Baca
+Pustaka
Mendapatkan Hati Suamiku

Mendapatkan Hati Suamiku

Air mata pun mengiringi setiap curahan hatinya dan doanya. Tangisan wanita itu membangunkan suaminya yang tadi sudah tertidur pulas. Sekilas ia melihat ke arah istrinya yang masih menengadahkan tangannya. Entah apa yang terjadi jantungnya tiba-tiba terasa sesak. Walaupun bingung, pria tampan itu mengabaikan rasa itu dan mencoba untuk kembali tidur. Bersambung…
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai heart to heart
Baca
+Pustaka
After Heartbreak (21+)

After Heartbreak (21+)

Jessica sepertinya dapat membaca isi hatiku, atau mungkin karena hati kita yang memang sudah terpaut erat? “Aku melihat itu dari matamu, Albert.” “Oke, aku mengaku.” Jessica tersenyum bangga, “Kalau begitu, aku akan terus mengulanginya.” Aku membulatkan mataku tak santai, “Apa maksudmu?” “Teruslah cemburu, Albert. Karena dengan itu, aku jadi bisa mengetahui kenyataan bahwa kau memang benar-benar mencintaiku."
9.9115.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai heart to heart
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status