Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mate

Mate

tanyaku basa-basi. Alfa menggeleng cepat. “Nggak kok. Ringan banget! Aku kan kuat. Apalagi ngegendong kamu.” Aku tertawa renyah mendengar kata-kata Alfa. “Apaan sih, Mas Alfa.” “Eh, serius lho. Aku gendong sekarang mau?” tawar Alfa sedikit maksa.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as hefty
Read
+Library
Head Over Heels

Head Over Heels

Eliora berencana akan mengeksekusi resep tersebut nanti sepulang dari supermarket ini. Sesampainya Eliora di bagian perdagingan, gadis itu mengernyitkan keningnya sejenak karena banyak sekali jenis daging di sana. Mata Eliora meneliti daging yang berada di dalam kotak chiller itu satu per satu sampai saat indra penglihatan gadis itu menemukan tulisan ‘Aurora Angus Beef Prime Ribeye Steak Cut’, Eliora langsung meraihnya dan memasukkan daging seberat 250 gram itu ke dalam troli walaupun harganya lumayan menguras dompet.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as hefty
Read
+Library
Handa

Handa

Handa hanya bisa bersyukur kala memiliki suami berkepala plontos yang memiliki kekayaan mendekati Jeff Bezos dan sikap bijak mendekati Maman Suherman. TAMAT
1034.3K viewsCompletedAdded to Library 925 Times as hefty
Read
+Library
FIORE

FIORE

“Adrian, aku harap kau tidak melakukan hal yang melewati batas,” “Seharusnya tidak… Eh, sebenarnya aku tidak bisa mengingat sepenuhnya,” Adrian mulai menjelaskan, ia juga berusaha mengingat kembali apa yang ia alami. “Tapi aku ingat kalau aku pernah menghisap darah seorang wanita yang aku tidak begitu yakin siapa. Rasanya seperti aku baru saja menghabiskan alkohol dalam jumlah banyak dan menjadi mabuk. Pada pagi harinya, aku merasa mual dan pusing.”
105.0K viewsOngoingAdded to Library 124 Times as hefty
Read
+Library
Hoffen

Hoffen

tanya Vanda yang membuat Trisha berdecak sambil memukul lengan Vanda pelan. “Kurus apanya? Berat gue justru naik tiga kilo! Sekarang berat badan gue tujuh puluh tiga, Vanda! Mata lo rabun?” tanya Trisha dengan nada kesal sambil menggerakkan lemak yang ada pada lengannya. Vanda pun tertawa kecil dan merebut makanan Trisha, lalu memakannya sampai tak tersisa. Wanita gemuk itu hanya menggelengkan kepala pelan seraya mengusap bibirnya dengan tisu.
1012.3K viewsCompletedAdded to Library 246 Times as hefty
Read
+Library
HURT

HURT

Anak laki-laki itu terus-terusan berseru heboh: “Bunganya mekar! Bunganya mekar” Hyuk, nama anak laki-laki itu. Putra semata wayang Ae Ri. Harta paling berharga di hidupnya. Hyuk sangat menyukai musim semi sejak usia enam bulan. Putranya itu mengoceh dengan bahasa bayinya dan menggerak-gerakan tangan ke udara setiap kali Ae Ri mengajaknya jalan-jalan ke taman saat puncak musim semi. Lalu, semenjak bisa berbicara dengan lancar dan jelas, Hyuk selalu heboh setiap kali melihat pohon plum di samping rumah mereka mekar. Setelah itu, anak laki-laki itu akan merengek ingin jalan-jalan ke taman sambil membawa camilan.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 128 Times as hefty
Read
+Library
Achilles Heel

Achilles Heel

"Kamu tidak akan pernah tau. Menilai lebih mudah dan proses tidak penting. Maka dari itu kemari dan duduklah sebentar biar aku ceritakan tentang permainan menarik ini." -Achilles Heel- Sore itu hujan turun sangat deras. Dia terjebak diantara dinginnya sore menjelang malam. Dia yang selalu betah dan selalu melarikan diri ketika kerja kerasnya tidak diberi apresiasi. Dia duduk diantara lemari kayu yang tinggi.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as hefty
Read
+Library
Greedy

Greedy

"Siapa yang mau bersahabat denganmu?" "Banyak amat seratus juta." "Seratus juta itu, engga ada apa-apanya dibandingkan dengan keuangan Rey." "Wow, banyak juga duit dia," ucap Alex, ia melotot dengan mengatupkan mulutnya merasa terkejut. "Miskin ya? Nggak pernah denger dan nyentuh uang banyak?" ledek pria bertopeng itu. Alex hanya terdiam dengan wajah masam.
105.2K viewsCompletedAdded to Library 204 Times as hefty
Read
+Library
MINE

MINE

"Kayanya aku udah dapet yang cocok deh." "Siapa?" tanya Andre penasaran. "Kevin Markzando." "Pft! Gila!" Andre tertawa keras, tidak percaya dengan apa yang Ana ucapkan. "Kenapa?" Ana menatap Andre tidak suka. "Dia itu pengusaha hebat! Mana mau di wawancarai sama wartawan jadi-jadian macam kita." "Berani taruhan?" Tantang Ana. "Berani lah! Kalo mimpi jangan tinggi-tinggi, Na. Orang kamu pendek gitu?"
1034.8K viewsCompletedAdded to Library 764 Times as hefty
Read
+Library
TRASHY

TRASHY

💔 Terimakasih sudah menyimak GodBless #staysafe
103.2K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as hefty
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status