Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ksatria Pengembara Season 2

Ksatria Pengembara Season 2

“Hai patung cantik jelita. Siapa namaku sebenarnya aku tidak tahu. Hik... hik... hik! Tapi orang-orang memberi aku nama Ruhkentut! Mereka juga menggelariku Jin Selaksa Kentut. Hik... hik... hik! Soal penyakitku masakan kau tidak tahu waw... waw! Hik... hik! Kau sudah dengar sendiri. Kau sudah saksikan sendiri. Setiap saat tubuhku mengeluarkan angin yang bisa bersuara buutt buutt! Bukankah itu namanya kentut?! Hik... hik... hik. Aku ingin dengan kesaktianmu kau bisa mengobatiku Hai patung cantik jelita...” “Sudah berapa lama kau menderita penyakit kentut-kentut ini Hai nenek muka kuning?” “Aku tidak ingat. Mungkin dua puluh tahun, mungkin lima puluh tahun, bisa juga lebih. Aku sudah bosan men
9.5242.0K viewsOngoingAdded to Library 7.7K Times as hidung kedutan
Show Reviews (65)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Terima kasih utk yg baru bergabung Yg belum baca Season 1 jgn lupa mampir y agar tahu jalan ceritanya dari awal penuh tantangan dan pertualangan Ksatria Pengembara harus menghadapi jago2 dari seluruh dunia yg namanya sudah melegenda seperti si budha hidup - ninja2 legendaris - saint emas dll trims
PANGERAN NAGA
Sayang untuk Fans lama jika KP harus tayang dari awal. Makanya dibuat 2 season. season 1 untuk fans KP yg baru season 2 untuk fans KP yg lama Season 1 di mulai dari chapter 1-87 season 2 dari chapter 88-dst jadi untuk yg baru baca harus dimulai dari season 1 nanti ceritanya akan nyambung
Read All Reviews
Holiday to Wedding Day

Holiday to Wedding Day

"Ha, beneran? Sudah nggak sakit lagi?" Refleks, aku mengangguk. Mengusap-usap perut lagi dan entah bagaimana merasakan kedutan yang cukup besar di perut bagian kanan. Karena penasaran---masa kedutan sampai sebesar itu---aku terus mengusap-usapnya dan kedutan itu datang lagi. Sama besarnya dengan yang tadi.
107.0K viewsCompletedAdded to Library 246 Times as hidung kedutan
Read
+Library
TUAN MUDA KAMU YANG KUTUNGGU

TUAN MUDA KAMU YANG KUTUNGGU

Beberapa hari kemudian. Langit Jakarta masih berwarna keabu-abuan ketika suara alarm dari jam digital berbunyi di kamar utama rumah Arnold dan Marsha. Di ranjang, Marsha menggeliat pelan. Matanya masih terpejam, tapi tiba-tiba dia menutup mulut dan buru-buru bangkit. “Ughh .…” Marsha berlari ke kamar mandi, membuka pintu sambil menahan napas. Beberapa detik kemudian, suara muntahan terdengar dari balik pintu.
10872 viewsCompletedAdded to Library 34 Times as hidung kedutan
Read
+Library
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

Satu kata yang Kinan simpulkan dalam hati. Putranya rupanya sudah nekad! Langkahnya terlalu jauh dan sangat terburu-buru! Kinan mencubit paha suaminya kencang karena saking gemasnya. “Ough! Apa Honey?” cicit Jonathan meringis. “Bukan ketan Mas Jon! Kalau ketan itu jenis beras! Itu Khi, khi-tan! Khitan itu Sunat! Anu nya si Daniel dipotong! Ngerti?”
10146.7K viewsCompletedAdded to Library 4.8K Times as hidung kedutan
Read
+Library
Sentuhan Panas Senior Galak

Sentuhan Panas Senior Galak

"Dih ... biasa aja kali, ini juga yang biasanya gue pakai lo nggak protes. Kenapa sekarang aneh, hidung lo sakit." "Sumpah, jangan deket-deket, gue nggak tahan." Saga sampai menutup hidungnya, tetapi tak kunjung membuatnya reda. Isi lambungnya mendadak tidak karuan seperti diaduk-aduk minta dikeluarkan.
9.899.0K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as hidung kedutan
Read
+Library
Gulai Ari-Ari Untuk Anakku

Gulai Ari-Ari Untuk Anakku

Mereka melihat ada muntahan manusia disekujur tubuh Ketrin, termasuk di bagian wajahnya. "Astaghfirullah. Wajahnya sudah berulat, banyak banget ulatnya. Sepertinya ulat ini datang akibat ada muntahan dibagian wajah Ketrin." Ucap Mereka. Mereka menutup hidungnya, namun aroma bangkai masih tercium jelas. Sementara Dara dirumah Masi sibuk mengobati lukanya. Ia belum jadi pergi kerumah sakit, ataupun bidan karna masih gawat darurat keadaan didesanya.
106.7K viewsOngoingAdded to Library 228 Times as hidung kedutan
Read
+Library
Jerat Obsesi Ayah Tiri Lumpuh

Jerat Obsesi Ayah Tiri Lumpuh

"Mati? Maksud Dokter?" "Nekrosis, Pak. Pembusukan jaringan. Hidungnya yang mancung buatan Korea itu bisa membusuk dan menghitam kalau dibiarkan lebih dari 48 jam. Saya bisa memberikan antibiotik dosis tinggi sekarang, tapi dia butuh ruang operasi steril secepatnya. Seharusnya Pak Rian langsung membawa nyonya Cludia ke klinik saya. Bukannya menelpon."
1041.7K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as hidung kedutan
Read
+Library
Penyamaran Saudara Kembar

Penyamaran Saudara Kembar

Matanya terpejam dan hidungnya menghirup udara dalam-dalam. Dejan berkedip lebih cepat dengan irama jantung yang bertalu-talu. Dia grogi setengah mati karena cukup lama Kintan melakukan itu. "Tan, masak di sini?" Dipikirnya, Kintan minta dicium. "Mas Devan habis masak, ya? Hmm, aromanya kayak ... Pasta?" tebaknya.
102.7K viewsCompletedAdded to Library 96 Times as hidung kedutan
Read
+Library
Dituduh Mandul

Dituduh Mandul

cetusnya saat melepaskan pagutan bibirku. Orang yang masih sakit hati sepertiku. Baru kemarin diceraikan, sekarang malah diajak menikah oleh laki-laki asing. Benar-benar hal gila kalau aku menuruti. Saat aku sibuk dengan ucapannya, dia malah sudah menurunkan resleting dressku, mengeluarkan satu milikku dan segera memasukkan ke mulutnya, “Aku mengantuk, ingin tidur sebentar!” katanya malah menarikku untuk rebahan, aku menolak, tapi tetap ditekan oleh tubuhnya dan mulutnya kembali fokus pada kedua milikku secara bergantian menyusu.
1.7K viewsCompletedAdded to Library 41 Times as hidung kedutan
Read
+Library
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Dengungan pening yang membuat pandanganku berputar. Aku mencoba berdiri, berpegangan pada pinggiran wastafel marmer. Aroma reed diffuser berwangi ylang-ylang dan sandalwood yang biasanya menenangkan, tiba-tiba menusuk hidungku. Baunya terasa tajam, manis, dan... menjijikkan. Rasanya seperti mencium parfum yang disemprotkan ke daging busuk. "Huek!" Perutku berkontraksi hebat. Tanpa peringatan, isi lambungku mendesak naik.
9.468.3K viewsOngoingAdded to Library 1.5K Times as hidung kedutan
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status