Kelahiran Kembali
Shrek!
“Ah! Ti--tidak, sa-Hamba tidak bermaksud begitu. Tolong beri Hamba kesempatan Nona. Jangan mengotori tangan Nona yang berharga. Bagaimanapun, saya akan mati dengan penyakit saya. Tolong Nona pejamkan mata, anggap Hamba sudah mati,” teriaknya. Refleks mengangkat kepala dan memundurkan badan. “A--ku masih hidup?” sececah. Menyadari masih bisa bernapas, tidak tersentuh pisau. Hatinya sedikit menenang, mengintip ke depan atas. Bola mata nona-nya jauh lebih tajam dari pisau. Kembali, rasa aneh nan resah yang tak terlukiskan keluar dan melahap dirinya. Napas tidak beraturan, detak jantung dipacu jauh lebih cepat. Kulit leher dan tangan, terasa dingin. Aku tidak mau mati!
“Nona, sa--Hamb--”
Hot Chapters