Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kau Lah Takdir Ku

Kau Lah Takdir Ku

ucap wanita tersebut di seperti suara anak kecil. Nenek Aciel tersenyum manis pada wanita tersebut lalu mengambil bayi tampat dari gendongan sang mommy. " Nanti kamu jadi meeting dengan majalah Fashion itu, Edel ? " tanya nenek Aciel pada sang cucu. Ya. Wanita cantik yang tadi menggunakan hijab berwarna baby blue itu iyalah, Adelwais Clarisa Jhonson. Setelah ia melahirkan sang putra beberapa bulan lalu, Edel memantapkan hati untuk berhijab.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as hijab by aida
Read
+Library
Hijrah yang Tak Kau Hargai

Hijrah yang Tak Kau Hargai

Puji temanku saat kami bercermin. Aku menyisir rambutku yang terurai panjang. Rambutku sedikit ikal, selalu kurapikan. "Makasih, Dhea. Kamu juga cantik. Wanita soleha, hehe." "Kalau kamu pakai hijab. Aku yakin kamu tambah cantik." "Yah, do'akan aku dapat hidayah. Biar aku jadi muslimah yang seutuhnya." "Amin." ***
101.9K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as hijab by aida
Read
+Library
Metamorfosa Kupu-Kupu Malam

Metamorfosa Kupu-Kupu Malam

Jadi terpaksa dia mengaku tidak ada kegiatan. Lena keluar dengan memakai baju yang diberikan Khair beberapa waktu lalu. Dia terlihat lebih anggun. Ya, kini dia sudah bisa mengenakan hijab setelah kemarin belajar dan sempat gagal hingga berjam-jam. Lena memang tidak pernah mengenakan hijab sama sekali dan tidak ada yang mengajarinya. "Loh, di mana Mas Khair, Ai?" tanya Lena setelah menghempaskan diri di kursi depan Aida.
107.2K viewsOngoingAdded to Library 216 Times as hijab by aida
Show Reviews (79)
Read
+Library
Lulu
Emang sih wanita kupu2 malam tuh dipandang remeh, jadi perbincangan. Tapi mereka juga manusia, cuma profesinya aja yg beda. tapi aku mendukungmu Lena, jangan sampai hijrahmu terhalang godaan orang di sekitar
Alinaa
Mohon maaf, ya buat reader yang nungguin lanjutan cerita ini. Bukannya otor tak mau tambah bab, tapi masalahnya web GN otor lagi error gk bsa tambah bab ... doakan cpet normal, ya. supaya bisa up lagi terima kasih buat yang udah mampir dan setia nungguin. love you ...
Read All Reviews
Seamin Tak Seiman

Seamin Tak Seiman

“Bel, aku mau minta sesuatu sama kamu. Boleh gak?” Gadis itu pun ikut beranjak dari tidurnya mengikuti Ahmed. “Mau minta apa?” Jantungnya berdegup kencang, saat ini pikirannya tengah berkeliling ke mana-mana. “Aku mau kamu buka hijab kamu. Aku mau lihat rambut yang selama ini kamu sembunyikan di dalam hijab ini,” pinta Ahmed. Helaan napas lega pun terdengar keluar dari hidung Isabel. Gadis itu meruntuki dirinya sendiri yang bodoh telah berpikiran macam-macam tentang permintaan yang akan dilayangkan oleh Ahmed.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 127 Times as hijab by aida
Read
+Library
Bukan Babysitter Biasa

Bukan Babysitter Biasa

tanya Xabiru heran melihat penampilan Aira yang tiba-tiba mengenakan hijab saat mau diajak pergi keluar rumah. "Iya, Mas. Dari dulu kok. Cuma masih belang pake, nanti make, nanti lepas. Iya sih, seharusnya tetap pake ya mau dimanapun. Tapi Mas tenang saja kok. Kali ini aku mantapkan diri untuk berhijab. Cantik kan?" Aira mengibas rok plisketnya lalu meletakkan satu tangan di pinggang. Berpose ala model.
929.1K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as hijab by aida
Read
+Library
Aku ADA

Aku ADA

tanya Gandi yang datang bersama Sena. "Belum, barang-barang di dalam tenda sudah selesai dikemas?" tanya Kenya. "Sudah," jawab keduanya bersamaan. "Itu siapa?" tanya Doni. Kenya dan yang lain melihat ke arah belakang tempat mereka berdiri. "Anita!" seru Kenya sumringah. Anita mendekat, namun tatapannya kosong. Kenya dan yang lain terlihat heran. "Nit, mana Akila?" tanya Kenya memecah keheningan.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as hijab by aida
Read
+Library
Astaghfirullah My Husband!

Astaghfirullah My Husband!

titah Aidan. "Iya, tunggu. Kamu keluar dulu," balas Khalisa. "Ck, lama." Aidan langsung menarik tangan Khalisa sedikit kasar. Dengan perlakuan Aidan, otomatis selimut yang digunakan Khalisa untuk menutupi rambutnya sekarang terlepas hingga memperlihatkan kembali rambut indahnya. "Aidan, aku mau pake jilbab dulu."
751 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as hijab by aida
Read
+Library
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

Tanpa Ciara ketahui, Haidar iseng menyembunyikan jilbabnya. "Bantuin cari dong!" pinta Ciara. "Udah dibantu ini, tapi gak ketemu. Paling lagi dijemur atau nggak, lagi kotor," ucap Haidar. "Mboten. Baru aja Cia siapin tadi di situ. Huaaa di mana sih?" "Pakai yang lain gak mau?" tanya Haidar. "Maunya yang itu! Gak mau yang lain!" rengeknya.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 179 Times as hijab by aida
Show Reviews (45)
Read
+Library
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Read All Reviews
Dalam Pernikahan Tanpa Nafkah

Dalam Pernikahan Tanpa Nafkah

“Coba pakai deh sebagai pelengkap. Pasti lebih cantik.” Aku pun lekas mengambil salah satu cardigan yang warnanya cocok dengan dress. Kumematut diri di depan cermin setelah memakainya. Aku merasa diriku lebih elegan dan terjaga dengan hijab. Terlintas apa aku sebaiknya berhijab juga dalam keseharianku? “Mbak, sudah belum?” tanya Lidia dari depan membuat lamunanku ambyar. “Oh iya, sudah.”
1041.8K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as hijab by aida
Read
+Library
Ajari Aku Salat

Ajari Aku Salat

Wanita paruh baya itu mengangguk dan membopong Alika. “Saya Hanafi, Bu.” Sekali lagi wanita itu mengangguk. “Oh, saya Bu Aida. Saya permisi dulu,Nak. Berat lama-lama gendong Alika.” Hanafi tersenyum dan membiarkan Ibu Aida pergi meninggalkannya. Hanya memandang punggungnya saja yang semakin menjauh dari pandangannya. Hanafi meraih tongkatnya dan berdiri. Dia kembali ke tenda daruratnya.sebelum sampai, terlihat wanita muda duduk di pojok tenda dengan memeluk boneka. Air matanya tidak juga kering dari kemarin.
1033.3K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as hijab by aida
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status