Ifat
“Iya, Pak.”
Aku mengangguk-angguk, lalu setelah itu menggeleng-gelengkan kepala. Di dalam hati aku menghitung-hitung, antara waktu, kecepatan mobil taksi, kemacetan sebagai variabel tak terbantah dan tak terprediksi, juga kaitannya dengan jarak tempuh. Hasilnya;
Tak ada lagi waktu. Sudah pasti aku akan.., oh, tak sempat!
Hot Chapters