Suntik Lebih Dalam, Dok?
ujar Evelyn tanpa memalingkan wajahnya, menyadari rute mobil yang mendaki ke arah perbukitan eksklusif di pinggiran kota, jauh dari kebisingan kelab malam VIP miliknya.
"Malam ini tidak ada urusan bisnis kelab, gigolo, atau transaksi satu malam, Evelyn," sahut Hiro santai, suara baritonnya mengalun berat di kegelapan kabin mobil. Dia menarik tangan Evelyn sedikit lebih dekat ke arah tubuh tegapnya.
"Malam ini hanya ada aku, seorang pria yang akan menunjukkan kepadamu bagaimana rasanya dihargai sebagai seorang wanita seutuhnya."