TETANGGA WITH BENEFIT
“Kenapa enggak? Kamu, kan klien aku, dan aku selalu nganggap klien itu sepeti keluarga. Memang udah lama enggak dipakai, tapi aku bisa suruh anak-anak buat bersihin. Aku bisa bayangin susahnya pindah dari kota asal kamu buat mulai hidup baru di sini. Kamu juga harus punya mobil, dan hotel kamu sekarang pasti mahal banget. Anggap aja ini hadiah selamat datang.”
Aldani sempat tersedak, tapi cepat dia bereskan biar Papanya enggak sadar.
“Aku pikirin dulu, deh,” jawabku.
“Oke, aku enggak maksa,” kata Sahar. “Tapi info aja, ya ... apartemennya jauh dari anak-anak. Ada kamar mandi sama dapur sendiri, jadi kamu enggak bakal lihat muka mereka … kecuali Kamu mau numpang nyuci di laundry utama. Nanti
Bab Populer