Penyamaran CEO Tanaka
Pagi itu, sinar matahari menerobos lewat jendela dan menyinari meja kerjanya.
Ia menyapa Ardi yang sudah duduk lebih dulu, wajahnya tenang seperti biasa.
“Kau tahu,” katanya sambil duduk, “aku pikir dunia ini terlalu keras untuk orang jujur. Tapi ternyata, masih ada orang yang membuktikan bahwa kejujuran tidak sia-sia.”
Ardi tersenyum. “Kalau kita menyerah pada ketidakjujuran, siapa yang akan memperbaiki dunia?”