Gadis Kecil Di Kamar Hotel
Airin Ahmadmengetuk pintu haticinta terpendamkata kata aku merindukanmusentuhan rindu
Asing tapi menenangkan, mungkin sudah ratusan purnama aku abaikan.
Dari dalam kamar lamat terdengar langkah kaki Delia, ketika beberapa jeda tangis gadis kecil itu mampat ditelan dini hari yang dingin, disusul gemericik air kran yang kali ini sukses ia alirkan. Aku berbalik, memindai geraknya pada temaram lampu kamar terbaik hotel bintang lima, yang sering menemaniku melerai jenuh pada rutinitas yang membosankan. Kenyataannya adalah, kenyamanan tak bisa dibeli dengan kemewahan berapa pun harganya. Mungkin, tidurku akan lebih nyenyak di ranjang reot yang berderit asal Gayatri ada dalam dekapan. Ah, belasan tahun sudah dan rindu itu masih setia.
Hot Chapters