Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tamming The Jerk Billionare

Tamming The Jerk Billionare

**** Sementara itu, Kael yang masih menggendong Sabrina kemudian membawanya ke ruangannya dan menurunkan tubuh sintal wanita cantik itu di sofa merah gelap di ruangannya. "Terima kasih." Ucap Sabrina membetulkan gaun mininya yang hampir memperlihatkan bagian dalam miliknya. Kael hanya menatap datar Sabrina dan berdiri di hadapannya seraya menyilangkan kedua tangannya dan ekspresi wajah yang dingin. "Siapa kau? Kenapa kau tiba-tiba ...," Kael tak melanjutkan ucapannya. Sabrina tersenyum tipis dan berujar, "Bukankah saya telah mengatakan ssbelumnya, Tuan Kael. Nama saya Sabrina dan saya adalah salah satu tamu undangan di pesta Anda."
1012.6K viewsCompletedAdded to Library 439 Times as hotel sabrina
Show Reviews (213)
Read
+Library
Goresanpena
Sumpah bagus banget ini cerita, wajib masuk rak. Penasaran sumpah, dari sinopnya udah menggambarkan sebagus apa ceritanya. Buat author semangat terus ya... cerita kamu emang gak pernah mengecewakan🥰😘
Buah_Kaktus
Keren ceritanya ttg interpol... tak disangka gadis cantik yang berprofesi sbg model juga mjd salah satu anggota interpol.. anak seorang CEO dibidang pembuatan senjata, wow keren ceritanya... semangat Thor...
Read All Reviews
Rahim Dua Ratus Juta

Rahim Dua Ratus Juta

Hatinya sangat bahagia karena sekarang sudah tidak di rumah sakit. Darren menggenggam telapak tangan Sabrina. Ingin menunjukkan kamar mereka. "Sayang, ini kamar kita?" tanya Sabrina mengitari sekeliling. Kamar yang luas dan mewah. Tidak jauh berbeda dengan kamar yang ada di rumah keluarga Wirawan. "Iya, Sayang. Apa menurutmu kurang luas?"
1020.3K viewsCompletedAdded to Library 506 Times as hotel sabrina
Read
+Library
Raina

Raina

Ada kesan dipaksakan saat ia mengutarakan kalimat itu. “Aku udah sewa mobil untuk tiga hari ke depan,” jawabku. “Oh. Bagus kalau gitu. Selamat istirahat,” pamitnya seraya berjalan ke arah utara karena letak kamarnya ada di sana. Aku memperhatikannya sebentar, setelah itu baru membuka pintu kamar hotel. Selamat beristirahat Raina. Dan selamat bertempur dengan gejolak ego lagi. ©©©
109.9K viewsOngoingAdded to Library 297 Times as hotel sabrina
Read
+Library
Membalas Perselingkuhan Suami ASN

Membalas Perselingkuhan Suami ASN

Lagi pula dia jadi penasaran, berapa nominal yang dihargakan Hasbi atas rumah mereka itu. Dengan memakai setelah celana jins kulot dan kaos berwarna putih, Sabrina keluar dari rumah kemudian masuk ke dalam taksi online yang telah dipesan. Kendaraan roda empat itu segera melaju membelah jalan raya yang sudah ramai oleh lalu lalang kendaraan.
9.980.5K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as hotel sabrina
Read
+Library
Papaku Masih Perjaka

Papaku Masih Perjaka

timpal Sabrin “Ma … “ Gama hampir mengucapkan kata maaf tapi Sabrina lebih dulu menggeleng dengan cepat. Gadis itu menenggak minumannya lebih dulu baru membalas ucapan Gama. “Jangan merasa bersalah, aku memang tidak biasa memakai sepatu hak tinggi jadi wajar. Tapi aku senang. Aku merasa seperti princess hari ini.” Sabrina tertawa dan hendak menenggak minuman di tangannya lagi, tapi kaget karena Maha menatapnya dengan alis bertaut. “Kok princess bukan Queen?”
1037.2K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as hotel sabrina
Read
+Library
Perjanjian Sebelum Cerai

Perjanjian Sebelum Cerai

Sabrina terdiam melihat Athar masuk kedalam mobilnya, lalu mobil itu pergi meninggalkan rumah tersebut dan membuat Sabrina berbalik badan lalu menyeret kakinya memasuki rumah mewah itu. Setelah masuk kedalam rumah ia bertemu dengan Satria, lalu pikirannya teringat pada Athar. Setiap hari Athar bersama Satria, jika Athar tak menyukai wanita bisa saja dia menyukai Satria. "Kenapa kamu melihatku seperti itu?" tanya Satria. "Kak, kalau kamu dan Athar ada perjalanan ke luar kota. Itu di hotel tidur satu kamar atau tidak?" tanya Sabrina.
1093.0K viewsCompletedAdded to Library 3.3K Times as hotel sabrina
Read
+Library
SATU KESALAHAN MEMBAWAKU KE RUMAH CEO GALAK

SATU KESALAHAN MEMBAWAKU KE RUMAH CEO GALAK

“Ini pasti karena gebrakan beranimu tadi malam ya?” “Kael! Jangan mulai, ya!” seru Sabrina sembari menyembunyikan wajahnya yang memerah di ceruk leher suaminya. Kael tidak membiarkan istrinya kelelahan berjalan. Dengan sisa-sisa tenaga yang ia miliki, Kael membimbing dan memboyong Sabrina menyusuri dermaga kayu yang sepi menuju sebuah resor bintang lima yang berdiri megah di tepi tebing. Kael sengaja memesan kamar tipe presidential villa yang menghadap langsung ke lautan lepas, menyuguhkan view mewah berupa hamparan laut Flores yang berkilau diterpa cahaya bulan.
1037.0K viewsCompletedAdded to Library 777 Times as hotel sabrina
Read
+Library
Pengantin Pengganti untuk Tuan Zander

Pengantin Pengganti untuk Tuan Zander

Sebagian kagum, sebagian lagi iri melihat pesona alami wanita yang selama ini jarang muncul di publik. Tak butuh lama, sekelompok sosialita menghampiri Sabrina. “Nyonya Castellvain, ayo ikut ke meja kami. Semua sudah berkumpul, kita butuh tuan rumah yang sesungguhnya.” Sabrina tersenyum anggun, lalu menoleh pada putra dan menantunya. “Mama tinggal dulu. Tidak apa-apa, kan?” Selina mengangguk sopan, Zander hanya menjawab dengan anggukan singkat meski matanya masih awas mengawasi sekitar. Sabrina digeret gerombolan sosialita itu ke barang-barang yang nantinya akan dilelang.
102.6K viewsCompletedAdded to Library 87 Times as hotel sabrina
Read
+Library
Dari Pengkhianatan jadi Nikah Dadakan

Dari Pengkhianatan jadi Nikah Dadakan

Sabrina berada di kamar hotel tempatnya menginap. Dia baru saja selesai mandi, lantas mengecek ponsel. “Kalau aku lama di sini, tidak mungkin kalau terus tinggal di hotel,” gumam Sabrina berpikir.
1020.5K viewsCompletedAdded to Library 635 Times as hotel sabrina
Read
+Library
DIKHIANATI SUAMI DINIKAHI TUAN MUDA

DIKHIANATI SUAMI DINIKAHI TUAN MUDA

Tanpa lima ketahui jika di balik pintu kamar tamu, Sabrina berusaha membukanya. Beberapa detik kemudian gagang pintu bergerak. Sabrina masuk tanpa izin. Ia berjalan mendekat, mengenakan gaun tipis dengan tatapan memohon yang dibuat-buat. Senyumnya merekah, mendengar suara gemericik air. "Kamu sedang mandi rupanya sayang, setelah ini kamu tidak akan bisa menolak pesonaku." Gumam Sabrina. Tanpa mempedulikan kemarahan Liam, Sabrina merebahkan tubuhnya tempat tidur yang selama ini menjadi tempat tidur Liam. Tak berapa lama pintu kamar mandi terbuka Sabrina berpose menggoda.
102.7K viewsCompletedAdded to Library 86 Times as hotel sabrina
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status