Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gadis itu adalah milikku

Gadis itu adalah milikku

Aku mengangkat telapak tanganku dan menangkap setiap tetes hujan. Aku melihat ke arah mereka berempat yang kini sedang tertawa seperti sedang membicarakan sesuatu yang lucu, aku pun ikut tersenyum saat melihat mereka. Seseorang memberitahuku... 'Cinta itu seperti hujan Terkadang datang tiba-tiba Terkadang butuh beberapa saat Terkadang kecepatannya berakhir tapi mengapa hujan begitu istimewa?
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai hujan manis
Baca
+Pustaka
Tak Semanis Madu

Tak Semanis Madu

Selalu ada bintang di balik awan yang gelap, selalu ada pelangi setelah hujan menerpa saat sedang sibuk-sibuknya. Selalu ada matahari di balik mendung yang gelap dan selalu ada hikmah di balik kesusahan. Kata bijak yang sering kudengar dan kuanggap hanya pemanis belaka, nyatanya terjadi pula pada seorang Salsa Bella. Aku merasakan bahagia yang kuat biasa bersama Abi setelah apa yang aku alami selama ini. Bahkan, kebahagiaanku lebih besar dari penderitaanku.
1065.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai hujan manis
Baca
+Pustaka
Madu Dari Suamiku

Madu Dari Suamiku

Nikmatilah peranmu. "Fuih..." Sandra membuang ludahnya. Untungnya hanya angin yang keluar dari mulut Sahabatku itu, jika tidak pasti Lika akan merasakan jigong. "Minuman apa ini, manis betul! kamu masukkan gula satu kilo ya, sengaja biar kita kena diabetes," ucap Sandra ketus, sengaja ingin membuat suasana menjadi semakin panas. Aku hanya menyaksikan saja.
1022.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 792 kali sebagai hujan manis
Baca
+Pustaka
Menari Bersama Hujan

Menari Bersama Hujan

Meihui menoleh, dan Rain mulai membaca pelan: "Ketika hujan pertama jatuh setelah kepergianmu, dia duduk diam di bawah jendela. Aku melihatnya dari kejauhan, dan aku tahu—dia tidak sedang mencari pelangi, dia sedang menunggu reda. Aku tidak datang untuk menggantikanmu, tidak pernah. Tapi jika cintamu adalah hujan yang mengajarinya bertahan, Maka biarkan cintaku menjadi langit yang tak lagi mendung." Meihui menutup matanya. Air matanya mengalir, perlahan, seperti hujan pertama setelah musim kemarau. Tapi kali ini, bukan karena duka. Tangis itu adalah campuran dari rasa syukur, rindu, dan penerimaan. Ia menyandarkan kepalanya di bahu Rain, tidak berkata apa pun untuk waktu yang lama.
774 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai hujan manis
Baca
+Pustaka
Jodoh Malaikat Pelindung

Jodoh Malaikat Pelindung

You are my home, my home for all seasons, so come on, let's go- "Sia_Snowman" Bulan madu yang tertunda Bestie, hiyaaaa
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai hujan manis
Baca
+Pustaka
Jebakan Manis Stoking Tante

Jebakan Manis Stoking Tante

Namaku Lerry, usiaku 23 tahun, dan aku seorang mahasiswa. Aku mengidap penyakit aneh yang disebut makro-orkidisme. Rasanya seperti ada dua buah granat tangan yang menggantung di selangkanganku. Seiring bertambahnya usia, aku pun merasa makin jantan. Omku biasanya sangat sibuk bekerja, sedangkan tanteku seorang pramugari yang sering bepergian mengikuti jadwal penerbangan. Lama-kelamaan, hubungan mereka pun mulai retak ....
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai hujan manis
Baca
+Pustaka
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

Di sini ada empat pembagian yang nyata: Musim Hujan, Musim Panas, Musim Tanam, dan puncaknya adalah ini—Musim Hujan Dingin Ekstrem, di mana hujan turun membawa suhu yang bisa membekukan sendi. Brrrr..... Brrrr..... Brrrr..... "Haccu!" Jasmin tiba-tiba bersin, tubuhnya yang mungil menggigil hebat menahan serangan udara dingin itu. "Kedinginan, Jasmin?" tanyaku khawatir melihat wajahnya yang mulai memucat. "Iya, Tuan... dingin sekali," jawabnya dengan suara bergetar.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai hujan manis
Baca
+Pustaka
Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Malam ini, tepat di malam pergantian tahun, hujan turun dengan sangat deras. Di tengah riuhnya suara hujan, Rian tiba-tiba datang mengetuk pintu rumah Kakek dan nenekku. "Lintang, cepat keluar! Hujannya turun!" Aku ditarik olehnya dan kami berlari ke teras, lalu berjalan pelan menembus gerimis yang mulai mereda. Tetesan air jatuh membasahi bumi, suasananya begitu tenang, tetapi terasa megah.
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai hujan manis
Baca
+Pustaka
Our Sweet Memory

Our Sweet Memory

Hujan turun membasahi bumi sore itu. Hujan adalah salah satu hal yang tidak disukai Keira. Gadis mungil bernama lengkap Keira Fuschia Harris ini berusia 15 tahun. Ia memiliki paras hampir sempurna seperti putri di negeri dongeng. Cantik, putih, tinggi, badan proporsional, rambut hitam legam dan punya senyum menawan. Hampir sempurna, bukan? Tapi manusia tetap saja manusia, tidak ada yang sempurna. Mudah galau jadi kelemahan Keira. Apalagi saat melihat hujan seperti ini. Ingin sekali ia berjalan di bawah rintikan air itu agar tidak ada yang melihatnya menangis.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai hujan manis
Baca
+Pustaka
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

jawab Alana “Kamu bahagia nggak waktu hujan turun?” tanya Agha kembali “Bahagia, bahkan senang sekali. Aku suka mencium aroma petrichor” terang Alana “Petrichor itu apa?” tanya Agha “Aroma yang muncul pertama kali ketika hujan membasahi tanah” terang Alana kembali “Wah , aku juga suka itu” balas Agha dengan senyuman
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai hujan manis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status