Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Married For Sale

Married For Sale

Hujan mengguyur kota malam ini. Terdapat beberapa genangan air di jalanan. Tiap kali mobil lewat maka akan ada cipratan air yang bisa membasahi pakaian. Cuaca sejuk dan angin yang cukup kuat membuat orang sekitar enggan untuk keluar. Berbeda dengan seorang wanita yang setia duduk di halte bus sejak tadi sore. Pakaiannya sudah basah akibat air hujan. Dingin yang menusuk kulitnya tidak membuat wanita itu beranjak dari duduknya. Ia terus menangis sambil menutupi wajahnya.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai hujan masih air dan dia masih milik orang lain
Baca
+Pustaka
Garis Dua dari Rahim Si Mandul

Garis Dua dari Rahim Si Mandul

Beruntung jalanan komplek di depan rumahnya sepi sehingga dia tidak tertabrak mobil yang lain. Amy jatuh terduduk. Dia menangis tersedu-sedu di tengah guyuran hujan yang kian menderas. Hari telah kian malam dan ini kedua kalinya dalam hari ini dia harus merasakan dinginnya air hujan di malam hari. "Kau salah paham, Mas ...," isaknya lirih. “Mas …, aku dan Ali tidak berbuat seperti yang kau sangkakan …,” bisiknya lirih pada derai hujan yang kian menderas.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai hujan masih air dan dia masih milik orang lain
Baca
+Pustaka
Ketika Hujan Tak Lagi Reda

Ketika Hujan Tak Lagi Reda

Basah kuyup. Hati Juan seolah digenggam oleh tangan hangat. Sesak, nyeri, dan penuh haru hingga air matanya hampir jatuh. Dia segera menghentikan mobil. Bahkan tanpa sempat mengambil payung, dia mendorong pintu mobil dan berlari menerjang hujan dingin. Air hujan langsung membasahi seluruh tubuhnya, tetapi dia tidak peduli. Di matanya hanya ada sosok itu.
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai hujan masih air dan dia masih milik orang lain
Baca
+Pustaka
Janda Lumpuh Milik CEO

Janda Lumpuh Milik CEO

Vote dan komen oghey😉 Malam ini, entah sampai kapan hujan akan mengguyur kota. Membuat jalanan becek dan aktivitas-aktivitas di luar sana tertahan sementara. Sama dengan tertahannya seorang pria yang sedang menyesap kopi sambil duduk menaikkan satu lutut di sofa ruang keluarga.
1014.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 308 kali sebagai hujan masih air dan dia masih milik orang lain
Baca
+Pustaka
Semakin Red Flag Semakin Cinta

Semakin Red Flag Semakin Cinta

Lagian dia kan bawa motor. “Astaga, Rain, kamu tahu nggak, di luar tuh sekarang lagi hujan, jangan-jangan dia lagi kehujanan.” “Biar ajalah, Nda, nanti kalau hujannya sudah reda dia pasti pulang.” ”Nggak bisa gitu, Rain, sekarang kamu jemput dia, kasihan kalau dia sampai sakit.” “Tapi ini kan lagi hujan,” jawab Rain keberatan.
920.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 719 kali sebagai hujan masih air dan dia masih milik orang lain
Baca
+Pustaka
Suami di Atas Kertas

Suami di Atas Kertas

Langit sepertinya mengerti suasana hati Bagus saat ini. Rintik hujan jatuh satu per satu lalu turun begitu banyak. Tanah pemakaman yang semula lembab, menjadi basah dan agak berlumpur. Namun, Bagus enggan beranjak dari sana. Dia masih tetap setia meski hujan sudah membuatnya basah. Namun, Bagus merasa beruntung sebab tidak ada yang bisa melihatnya menangis sebab air hujan telah menyamarkannya.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai hujan masih air dan dia masih milik orang lain
Baca
+Pustaka
Rain

Rain

Namun, kejadian malam itu merubah hidupnya. Hujan menyadarkan Rain dari lamunan. Dia tidak menyukai hujan, apa pun alasannya Rain membenci tetes air yang turun dari langit. Baginya, hujan hanya membawa kenangan menyakitkan tentang hidupnya yang jauh dari kata bahagia. Namun, hari itu Rain tidak terlalu membenci hujan. Dia berjalan di bawah guyuran hujan sambil menyeret kopernya. Tubuhnya menggigil, tapi dia enggan berteduh karena hujan mampu menghapus semua lukanya.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai hujan masih air dan dia masih milik orang lain
Baca
+Pustaka
Pak Theo, Nyonya Pergi Berkencan Lagi

Pak Theo, Nyonya Pergi Berkencan Lagi

Kayla malas meminjamnya dari pemilik toko. Hujan deras ini seharusnya tidak akan berlangsung lama. Hanya saja, hujan hari ini sudah turun untuk waktu yang cukup panjang. Entah karena dia tidak bisa bermain dengan ponselnya atau karena bosan, hujan ini benar-benar turun untuk waktu yang sangat lama.
9.6576.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21.3K kali sebagai hujan masih air dan dia masih milik orang lain
Tampilkan Ulasan (172)
Baca
+Pustaka
Pricilia Preicy
Terima kasih byk thor sdh UP byk tetap semangat dlm berkarya ya thor, ku berharap Siska akan kembali mencintai Ray apalg dgn smua pengorbanan yg Ray lakukan berharap Ray & Siska akan kembali bersama, Menikah lagi & punya anak yg sehat Happy Ending semoga yaa thor kabulkanlah
Binjhe NurJanah
Aku baru baca sampai bab 95, bab ke berapa Theo mulai gak nyebelin? Dia sama sekali gak nunjukin ke Kayla kalo dia sayang ke Kayla. Tapi selalu bikin emosi Kayla dengan selalu belain raline. Udah sampai bosen bacanyaaaaa, tapi penasaran kapan Theo sadar dan gak akan bela raline lagi????
Baca Semua Ulasan
Hati Suamiku Milik Wanita lain

Hati Suamiku Milik Wanita lain

"Ya nggak mungkin lah aku tanyakan tentang itu ke Rasti, mas. Itu kan privasi." "Maafkan mas ya, Num. Andai mas tidak menikahi lagi--" "Nggak usah dibahas lagi, mas. Sudah terjadi, waktu tidak bisa diputar kembali. Sekarang kita jalani saja apa yang ada. Aku ikhlas, dan menerapkan apa yang bunda Henna pesankan kepadaku." "Apa itu?" "Menganggap mas bukan sebagai milikku, melainkan sebagai titipan yang Allah berikan kepadaku. Dengan begitu hatiku tidak terlalu sakit."
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai hujan masih air dan dia masih milik orang lain
Baca
+Pustaka
WITHERED

WITHERED

Aku yang sudah duduk, diam untuk beberapa saat, "bisa antarkan saya ke warnet terdekat Pak." "Baik," jawab lelaki dengan seragam yang warnanya sama dengan mobil yang ia kendarai, menembus lebatnya hujan yang entah kapan akan berhenti. "Macet, Mbak." Aku hanya mengangguk, lalu kembali menatap rintik hujan yang deras. Genangan air terlihat di manapun mataku melihat. Namun, kehidupan tidak pernah berhenti di kota yang rasanya akan terus terjaga sampai hari berganti.
1023.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 809 kali sebagai hujan masih air dan dia masih milik orang lain
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status