Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TERLATIH PATAH HATI

TERLATIH PATAH HATI

Entahlah! Ammar tersenyum masam. Ia paham dengan pasti kekecewaan sang istri. Wanita ini biasa memanggilnya dengan sebutan suamiku. Ketika panggilan itu berubah menjadi antum, maka jelas hati wanita itu sedang tak baik-baik saja. "Maaf," Pemuda tampan itu membelai pundak wanita berhijab terulur panjang ke sebagian tubuhnya.
9.94.4K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as humiliated
Read
+Library
Hati Yang Tersakiti

Hati Yang Tersakiti

Ayah juga melangkah maju dan menamparnya lagi. Tamparan ini sangat kuat. "Kau telah berpura-pura selama bertahun-tahun, menyebabkan kami melakukan begitu banyak hal yang menyakitkan Linda, Sanny, kau sangat kejam!" Saat ini, Sanny tersadar, sedikit kepanikan melintas di matanya. Dia tidak menyangka aku memberi tahu ayah dan Abang apa yang dia katakan hari itu. Namun tak lama kemudian, dia jadi tenang.
23.0K viewsCompletedAdded to Library 528 Times as humiliated
Read
+Library
Hati yang Remuk dan Mati

Hati yang Remuk dan Mati

Ketika Sheila sibuk dengan pekerjaan hingga hampir tertekan, Hugo akan memberinya saran, "Kamu bisa minum alkohol? Tiap kali tertekan, aku bakal minum anggur untuk menghibur diriku sendiri." "Meski jadi pekerja keras, kita juga harus jadi pekerja keras yang bahagia, bisa cari hiburan sendiri." "Pfft." Kata-katanya yang jenaka dan lucu membuat Sheila tertawa. ‘Gimana mungkin Hugo jadi pekerja keras?’ ‘Dia itu anak emas.’ Dengan Hugo yang menghiburnya, minggu ini Sheila berjalan relatif lancar. Tapi Andi sudah tidak sabar.
36.2K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as humiliated
Read
+Library
Mas Duda Yang Dihina

Mas Duda Yang Dihina

Kamu masih saja miskin," ujar Suherman dengan nada meremehkan. Bayu hanya tertunduk malu. Ia tak mampu membalas ucapan Suherman. Ia tahu, hidupnya memang jauh dari kata sukses. Ia merasa terhina dan berkecil hati. Nilam yang sudah berdiri di sampingnya pun terlihat sedih. Ia tidak suka melihat ayahnya dihina. Setelah Suherman pergi, Nilam memeluk Bayu.
101.1K viewsCompletedAdded to Library 39 Times as humiliated
Read
+Library
HUMAIRA

HUMAIRA

Hatinya hancur melihat gadis kecilnya terbaring tak berdaya dengan bantuan perlengkapan medis dimana-mana. "Maafkan Bunda Humaira. Bunda tidak bisa jadi bunda yang baik untuk Humaira. Selama ini Bunda sering mengabaikan Humaira. Maafkan Bunda." Bisik Lintang sembari menangis. Dikecupnya kening Humaira. "Humaira harus bertahan ya sayang. Bunda janji, Bunda akan jadi bunda yang baik untuk Humaira. Tapi, Humaira harus sembuh. Bunda sangat sayang Humaira." Lintang mengelus-ngelus tangan Humaira.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as humiliated
Read
+Library
Hurt You

Hurt You

mengangguk pelan dengan yakin “bagaimana perasaanmu tadi saat mengetahui Zee berada di ruang operasi?” “Aku takut kehilangan.” “Kamu mencintainya atau menyayanginya?” Billy mengangkat bahu “apa boleh memiliki perasaan seperti itu lagi pula perbuatanku sangat salah dengannya dan keluarganya sangat membenciku apa lagi nanti Zee saat sadar.” Bima tersenyum mendengar perkataan Billy “kalau perasaan yang kamu rasakan adalah benar maka ayah akan membantumu.”
1010.4K viewsCompletedAdded to Library 352 Times as humiliated
Read
+Library
Penyesalan

Penyesalan

Ia selalu serius dengan kata-katanya. Rasa kesalnya bertambah ketika terdengar suara-suara orang tertawa. Lima orang pemuda yang lebih tua darinya duduk di sebuah meja sambil bersorak-sorai, seolah mengejek dirinya yang sedang patah hati. "Gila, gila, gila! Bos kita ini bener-bener gila! Nggak nyangka cuma dalam sehari dia udah bisa dapetin tuh cewek! Instant banget!" teriak salah satunya.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as humiliated
Read
+Library
Kekuatan Harvey York untuk Bangkit

Kekuatan Harvey York untuk Bangkit

“Aku beri tahu kau! Alasan mengapa Negara Besar H tertinggal di belakang dunia adalah karena ada terlalu banyak orang sepertimu!” “Kau tidak tahu apa-apa tentang hak asasi manusia dan tidak tahu konsep kesopanan. Kau biadab!” “Terkadang, aku benar-benar merasa malu mengetahui bahwa aku memiliki darah dari Negara Besar H!” Harvey menyunggingkan senyum pada Murphy yang tidak mencapai matanya. “Jika kau merasa malu, lalu mengapa kau tidak bunuh diri?”
9.139.5M viewsCompletedAdded to Library 988.7K Times as humiliated
Show Reviews (17438)
Read
+Library
Weneedta
Hai... Jika berkenan mampir ke cerita aku yuk >>> "Antara Kamu dan Putraku". Kisah seorang wanita menikah 30an yg tergoda dengan pria muda pelatih basket putranya. Ceritanya relate dgn kehidupan sehari-hari. Ditunggu ya. Makasih ^_^
Zizizaq
Bagus thor, aku suka karyamu. Tapi nggak sanggup baca sampai akhir, yang penting udah tau alurnya. Baca juga karya Zizizaq! 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. nikah kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4 Cinta setelah dendam
Read All Reviews
Tuan, Biarkan Aku Pergi

Tuan, Biarkan Aku Pergi

Dahayu mengusap kasar cairan yang meleleh tanpa bisa dia cegah. Sembari terisak Dahayu mencoba mengeluarkan kekesalannya selama sehari ini. "Tidak bisakah kamu menghormatiku sedikit saja? Aku tidak pernah merayu atau bertindak seperti pelacur di depan kalian. Tapi kalian terus mencoba merendahkanku seperti itu. Apa aku benar-benar sangat buruk di mata semua orang di kota Zimo? Aku memukul, aku membunuh, hanya untuk membela diri, aku tidak akan melakukan kekejaman itu jika kalian sopan kepadaku. Kenapa hanya aku yang disalahkan? Apa kalian sudah merasa sangat mulia bisa merendahkanku seperti itu? Asal kalian tahu tingkah kalian itu lebih busuk daripada binatang! Aku benci kalian semua! Aku le
103.7K viewsCompletedAdded to Library 134 Times as humiliated
Read
+Library
Hati yang lemah

Hati yang lemah

dan aku pergi begitu saja saat mengetahui bahwa kelas kami kalah tanpa meninju mukanya terlebih dahulu, sifat ceroboh sialan ini entah datangnya dari mana dan aku malas memikirkan suatu hal berulang kali sehingga spontan berlaku suatu hal sialan lainnya--seperti pulang kerumah begitu saja, tanpa memukul tubuh kerempengnya itu. Merebahkan diriku diatas kasur dengan kesal dan memukul kasurku yang dilapisi seprai berwarna hijau kesukaanku, aku mencengkram bantal gulingku erat, dan mengigitnya dengan keras. membayangkan yang kugigit dan kepukul sekarang itu dia. Faber Mclister si ceking itu.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as humiliated
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status