Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Adoration

Adoration

Hitam, semua menjadi gelap. Tanpa suara dan cahaya, seakan tuli dan buta. Keadaan yang tidak menyenangkan ini terasa cukup lama. Sehingga menimbulkan rasa takut dan cemas. Namun, perlahan sayup-sayup terdengar suara memanggil Baswara. Suara lembut dan ceria, sangat tidak asing ditelinganya. Mengingatkannya kembali akan sosok Kana-gadis yang berhasil menyentuh hatinya. Membuat Baswara memutar arah pandang mencari asal suara.
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai hushed
Baca
+Pustaka
Hoffen

Hoffen

Jari telunjuknya mengusap tombol hijau ke atas dan menyalakan pengeras suara, dia tidak melihat nama si penelpon itu karena masih terasa sangat mengantuk. “Halo, siapa?” tanya Trisha diakhiri dengan menguap lebar. “Gue cuma beri lo waktu lima belas menit!” Pip! Sambungan telepon langsung terputus tanpa menunggu wanita gemuk itu bicara. Trisha yang merasa tidak asing dengan suara itu pun membuka matanya kembali, dia masih belum mengingat karena rasa kantuknya yang berat.
1012.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai hushed
Baca
+Pustaka
Hush! No Drama Allowed

Hush! No Drama Allowed

Kuatkan hamba! Samudra You told me your name. (Kamu menyebutkan namamu) The word said it all. (Kata itu menjelaskan segalanya) It suited you well. (Cocok sekali dengan dirimu) Tremendous amount of water in the ocean (Begitu banyak air di lautan) surged crushing my unatended soul, (Menghempas jiwaku yang tak terjaga) made me believe it could quench my thirst. (Membuatku percaya bahwa air itu akan menghilangkan dahagaku)
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai hushed
Baca
+Pustaka
SECRET YOU!

SECRET YOU!

Dito menyodorkan hoodie yang diambil dari dalam tas ranselnya pada Mitha. Gadis itu mengernyit, tak mengerti apa maksud Dito menyodorkan hoodie bernada grey dengan ukuran besar itu padanya. "Lo mau jadi pusat perhatian di rumah sakit?" Seketika mulut Mitha membulat, dan segera meraih hoodie dari tangan Dito lalu memakainya. Aroma lavender langsung menyeruak begitu hoodie itu menempel di tubuhnya. Tanpa sadar bibir Mitha menarik senyum.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai hushed
Baca
+Pustaka
Qolbu Quddus

Qolbu Quddus

Di napas yang tersisa Sayup terucap doa 'Ku takkan hidup selamanya Namun tak pernah siap berpisah Lekas pulih…. Lekas pulih…. Lekas pulih…. Kita…. Lekas pulih…. Lekas pulih…. Lekas pulih…. Kita…. Lekas pulih…. Lekas pulih…. Lekas pulih…. Kita…. Kita…. Kita….
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai hushed
Baca
+Pustaka
Undefined Hurt

Undefined Hurt

*** Kia membetulkan dasi berwarna abu-abu yang melingkar di lehernya, sembari sesekali gadis itu bersenandung kecil. Well you only need the light when it's burning low Only miss the sun when it starts to snow Only know you love her when you let her go Only know you've been high when you're feeling low Only hate the road when you're missing home Only know you love her when you let her go And you let her go Suara Kia mengalun begitu merdu, hingga gadis itu terbuai masuk ke dalam lagu itu. Staring at the bottom of your glass
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai hushed
Baca
+Pustaka
Sweet Dreams

Sweet Dreams

Ada balon, bunga, dan kain yang terlentang panjang. "Aku dimana? Ini indah sekali," gumam Gea takjub. Gea memutar dirinya beberapa kali, hingga dia menghadap ke sebuah ruangan lain, bersamaan dengan itu, lampu menyala terang di depannya. Gea refleks menutup matanya karena silau. "Happy birthday to you … happy birthday to you … happy birthday, happy birthday … happy birthday, Gea …."
9.889.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai hushed
Baca
+Pustaka
Ayah Anakku Ternyata Pria Kejam

Ayah Anakku Ternyata Pria Kejam

"Kau?” Suara itu nyaris hanya bisikan, tapi di senyap malam, suaranya bergema seperti jeritan yang terpendam terlalu lama. Hazel berdiri di ambang pintu, wajahnya pucat, mata membelalak, dan tubuhnya bergetar hebat.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai hushed
Baca
+Pustaka
Tenggelam Dalam Keheningan yang Membunuhku

Tenggelam Dalam Keheningan yang Membunuhku

Adikku mengidap autisme. Para dokter menyebutnya "kelebihan rangsangan sensorik yang parah". Aturannya sederhana. Tidak boleh ada suara yang tiba tiba. Sama sekali tidak boleh. Jadi, sepanjang hidupku harus dijalani dalam keheningan. Aku tidak pernah memakai sepatu hak tinggi. Aku tidak pernah meninggikan suara. Aku bahkan tidak diizinkan tertawa. Semua itu demi mencegah adikku mengalami krisis emosi. Ayahku, Victor, kepala Keluarga Chaniago, sering menggenggam bahuku. Wajahnya dipenuhi rasa bersalah saat berkata, "Sera, kamu anak baik Ayah. Melindungi adikmu adalah tanggung jawab kita. Kamu sehat dan kuat. Kamu pasti bisa sedikit berkorban demi dia, bukan?" Hari itu, aku berada di teras lan
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai hushed
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status