Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
LOVE KILLA

LOVE KILLA

jelasku dengan penuh penekanan. Aku bangkit dari kursi-ku, menyambar foto keluargaku dari atas meja dan berjalan menuju ke pintu keluar dengan perasaan yang berkecamuk. “Tapi ini berhubungan dengan kematian kedua orang tuamu, Bina.” Satu kalimat yang keluar dari mulut wanita bernama Evelyn itu sukses menghentikan langkah kaki-ku. “Orang tua-ku mati, karena ledakan bom saat bertugas dan negara menolak untuk melakukan penyelidikan atas kematian mereka. Akhir hidup yang tragis untuk mereka, kan.” Balasku dengan nada yang sinis.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 127 Times as i killed
Read
+Library
AKU MEMBUNUH IPARKU

AKU MEMBUNUH IPARKU

Tak lama Rossy masuk ke dalam kamar. "Kau senang kan kalau aku mati? Biar puas kau pengaruhi Bapak dan Mama! Biar kau kuasai semua yang ada di rumah kami!" Lily masih terus berteriak. Aku melangkah ke pintu. "Kabari saya kalau kakak mati, saya akan menyumbang paling banyak!" Ucapku sambil keluar ruangan. "Kalau bisa jangan lama-lama, nanti uang saya keburu habis!" Ujarku lagi, sambil menutup pintu.
105.5K viewsOngoingAdded to Library 202 Times as i killed
Read
+Library
Kill My Husband!

Kill My Husband!

“Aku tahu.” Izora bernapas berat. “Aku tidak bisa kau miliki, Kayman.” “Kenapa?” “Aku sedang bertarung. Ada banyak orang yang harus kusingkirkan.” “Aku akan menyingirkannya untukmu.” “Apa kau masih belum mengerti? Kehidupanku sudah hancur dan kau hanya akan ikut terseret di dalamnya.” “Setelah membunuhnya, apa aku bisa masuk ke hidupmu?”
1021.2K viewsCompletedAdded to Library 658 Times as i killed
Read
+Library
Kesempatan Kedua Untuk Menghancurkanmu

Kesempatan Kedua Untuk Menghancurkanmu

Dengan sifat kejamnya itu, ia mendapat julukan sebagai tuan dewa kematian, semua bawahannya sangat tunduk padanya, karena jika tidak, maka nyawa mereka yang akan jadi bayarannya,memang di dunia para mafia, kehilangan nyawa adalah hal yang wajar, namun bagi orang biasa, itu adalah hal yang kejam dan menakutkan. Laura kini berdiri, ia berjalan menuju kamar mandi, disana ia mulai menyalakan kran air dan mencuci darah kering yang ada di telapak tangannya. "Akhhh." Laura meringis karena rasa perih yang menusuk. Meski begitu, ia menahannya dan tetap membersihkan lukanya sampai darah yang menempel tidak terlihat lagi. Setelah dirasa bersih, Laura mematikan kran lalu keluar dari kamar mandi.
307 viewsCompletedAdded to Library 12 Times as i killed
Read
+Library
KINASIH

KINASIH

Karena bagaimanapun, kejadian itu masih ada sangkut pautnya dengan mereka. Polisi menginterogasi penghuni rumah, termasuk Ijah dan cucunya. Kabar tentang pembunvhan yang dilakukan Eko, ternyata benar terjadi. Asih tak menyangka, begitu juga dengan Ijah yang menutup mulut karena syok. Meskipun semalam, Tika sudah menceritakan semua, namun baik Ijah maupun Asih, masih tak percaya dan menganggap itu semua hanya pikiran Tika yang terlalu jauh.
1.3K viewsCompletedAdded to Library 49 Times as i killed
Read
+Library
Ikrar Dendam

Ikrar Dendam

Bertanya sudah muncul di TV dan di media sosial. "Berita kematiannya sudah menyebar." Ucap Guntur. "Siapa?" Tanya Edwin yang belum sempat membuka ponselnya. "Fardan." Jawabnya. Abram memejamkan mata. Dugaan yang semalam memenuhi pikirannya akhirnya menjadi kenyataan. "Kapak Hitam memilih membungkamnya," gumam Abram pelan.
10758 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as i killed
Read
+Library
Cintaku T'lah Mati

Cintaku T'lah Mati

Melihat aku diserang seperti ini, Mark tampaknya sudah kehilangan minat untuk terus melawanku. Hari ketika aku menjemput kakakku pulang, segerombolan wartawan keluar dari belakang Mark, menyerbu kami dengan pertanyaan tentang korupsi dana proyek orang tua kami lima tahun lalu, yang berujung pada bunuh diri. Melihat situasinya, kakakku langsung menamparku di depan umum. Kemudian, dia pergi dengan marah, meninggalkanku sendirian di tengah kerumunan.
10.7K viewsCompletedAdded to Library 235 Times as i killed
Read
+Library
Yes, I Do

Yes, I Do

tanya Tiger Chang sambil memegangi tubuh seseorang itu agar tidak bisa bergerak lagi. “Aku seharusnya membunuh dia … Keenan. Jadi, kamu dan aku tidak ada urusan. Pergilah!” jawab seseorang itu. “Teng! Kamu salah! Urusan mereka adalah urusanku juga,” ujar Tiger Chang. “Siapa yang menyuruhmu agar membunuhku?” Itu suara Keenan. “Aku sendiri yang ingin membunuhmu!” jawab seseorang itu. “Apa kamu gila? Aku tidak mengenalmu. Mengapa kamu ingin membunuhku?” tanya Keenan.
105.3K viewsCompletedAdded to Library 158 Times as i killed
Read
+Library
Puzzle Killer

Puzzle Killer

Tanya Ahn Su-ho yang langsung terperanjat , menyaksikan Hwang Se In masuk ke dalam sebuah rumah bersama pria itu. Kemudian sang kakek mengganti layar monitor dengan beberapa foto. Foto itu menunjukan seseorang dengan setelan serba hitam, berdiri di tengah rintikan hujan. "Orang orang seperti kami menyebutnya, Puzzle Man. Ia begitu terkenal karena teka teki pembunuhannya begitu rumit. Hingga sampai sekarang tak pernah tertangkap, apalagi terendus keberadaannya oleh pihak kepolisian. Mungkin juga Pelaku pembunuhan Distrik Wei akhir akhir ini adalah Puzzle Man."
931 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as i killed
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status