Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suami Idaman

Suami Idaman

“Nemu buku ini. Kayaknya kamu cocok.” Aya menerima buku itu dengan ragu. Ia buka-buka sedikit, matanya lalu melirik ke halaman dengan puisi berjudul “Yang Tak Pernah Dijemput.” Ia membacanya pelan. > “Bukan karena aku tak ingin datang, Tapi karena kamu terlalu pandai menutup pintu. Bahkan ketika aku mengetuk, Hatimu sibuk pura-pura tak mendengar.”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai ibuku puisi
Baca
+Pustaka
Sebelum Aku Pergi

Sebelum Aku Pergi

bisiknya. Setelah makan selesai, Aruna kembali terlelap. Glen tetap duduk di sisi ranjang, tidak ingin kehilangan satu detik pun dari keberadaan perempuan itu. Ia mengeluarkan buku kecil dari tasnya—buku puisi yang ditemukan oleh asisten rumah saat membereskan apartemen. “Dari semua bait yang kau tulis, ini yang paling menyakitkan,” gumam Glen sambil membuka halaman dengan puisi berjudul "Aku Tidak Ingin Mati, Tapi Aku Lelah Hidup Sendiri.”
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai ibuku puisi
Baca
+Pustaka
About Me Alshameyzea

About Me Alshameyzea

Saat ini, kami berada di kelas XI IPA 2. Semalam, aku teringat lagi saat menatap halaman-halaman buku yang dia berikan. Buku itu seperti jendela yang menghubungkan dua dunia—dunia luar yang ramai dan dunia dalamku yang sunyi. Setiap lembar terasa hidup, seperti ada bisikan lembut yang mengajakku untuk mengungkap pesan tersembunyi di baliknya. Keenan sering menanyakan pendapatku tentang buku itu, dengan tatapan penuh harap, seperti dia menunggu aku menemukan sesuatu yang penting di setiap puisi yang tertulis.
9.62.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai ibuku puisi
Baca
+Pustaka
Ibu Pengganti untuk Bayi Bapak Kos

Ibu Pengganti untuk Bayi Bapak Kos

Eva merasa tidak enak jadi menolak. "Aku bisa bikin lagi. Ambil." Puja kembali menyodorkan kopinya. Eva mengangguk dan mengambilnya sambil mengucap terimakasih. "Suka baca buku, ya? Banyak banget buku-buku kamu." Eva menunjuk rak sebelum menyesap kopinya. "Hasil ketikan sendiri dan antologi," timpal Puja. "Wow, kamu penulis?" Eva bersemangat dan merasa takjub pada Puja. Dia bangkit berdiri, mendekati rak dan meminta izin. "Boleh aku lihat?"
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai ibuku puisi
Baca
+Pustaka
Kau Lukai Aku, Kubuka Aibmu

Kau Lukai Aku, Kubuka Aibmu

"Ini ada hadiah. Sepertinya punya Ibu. Mungkin ketinggalan." Surti memberikan kado besar, yang aku sendiri tidak tahu apa isinya. "Coba ambilkan gunting atau pisau kecil buat bukanya," pintaku pada Surti. Dengan cepat Surti bergerak dan aku mengamati benda persegi tersebut seraya menggoncang-goncangnya. Ingin tahu apa isinya. "Ini Pak." Surti datang membawakan gunting. Dengan gunting tersebut aku membuka cepat isinya dan isinya adalah ….
1070.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai ibuku puisi
Baca
+Pustaka
Berondong Simpanan Ibuku

Berondong Simpanan Ibuku

" Bu, kemarin Shiren ke gudang untuk mencari majalah bekas, untuk tugas dari sekolah, tapi Shiren juga menemukan ini!" Ku sodorkan album itu ke arah ibuku dengan ujung jariku dan mataku menatap wajah ibuku lekat lekat. Aku ingin melihat perubahan air muka ibuku. Benar! Ibuku nampak terkejut dengan wajah memucat pias, sekejap, hanya sekejap, beberapa detik kemudian wajah cantik ibuku kembali seperti semula.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai ibuku puisi
Baca
+Pustaka
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

ia menghilang saat mentari turun dari peraduanya tak sanggup ku kepakkkan kembali sayap ini ia telah patah… tertusuk duri duri yang tajam… hanya bisa meratap… meringis… mencoba mengapai sebuah pengangan…" Kak Citra membacakan puisi dengan penuh penghayatan. Musik masih mengalun pelan di sampingnya. Kak Citra seakan-akan bisa memboyong piala juara jika dia ikut kompetisi. Namun tidak dilakukannya. Dia tahu, dia memang sebagus itu. Kahlil Gibran adalah idolanya.
1015.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 596 kali sebagai ibuku puisi
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Sang Barista

Terjerat Cinta Sang Barista

Mengintip dari balik bahu Andrea, ia mengetahui bahwa buku yang menyita perhatian gadis itu adalah kumpulan puisi Kahlil Gibran, seorang penyair yang terkenal dengan gaya romantisnya pada zaman renaisans. “Menyukai puisi juga?” tanyanya retoris. “Kau menyukai banyak hal rupanya.” Andrea terkekeh, melirik dari balik bahu lalu lanjut membaca bagian belakang sampul. “Aku menyukai banyak genre. Walaupun aku lebih sering membaca novel romansa.”
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai ibuku puisi
Baca
+Pustaka
Suamiku yang Perkasa

Suamiku yang Perkasa

Ini… Puisi ini… Bibir merah Debra sedikit terbuka, saat dia mengulang dengan lembut. “Di atas pohon tua yang dihiasi tanaman merambat kuno dan burung gagak malam yang terbang. Di bawah jembatan kecil di pondok terdekat, sebuah sungai mengalir. Itu tertulis di seluruh wajahnya yang cantik, sehingga dia begitu asyik dengan puisi ini! Tanaman merambat kuno, pohon tua, burung gagak, jembatan kecil, aliran sungai ... Semua itu adalah kosakata sederhana, tetapi memberikan konsepsi artistik yang mendalam jika digabungkan.
8.57.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165.8K kali sebagai ibuku puisi
Tampilkan Ulasan (2480)
Baca
+Pustaka
Juli Anti
kenapa derryl tidak d kembali kan ke tmptx ke gerbang Elysium berkumpul bersama saudaranya knpa cirtax smakin k SMAkin membosan kan coba satu kam kembali cester derril nd dax bersama jngn d pisah kn lge dong
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Baca Semua Ulasan
RELATIOXIC RULES

RELATIOXIC RULES

Bu Markonah adalah guru Bahasa Indonesia yang mengajar di kelas XI B yang membawakan materi tentang puisi. “Anak-anak, hari ini kita akan belajar tentang puisi. Ada yang sudah tahu definisi puisi? Puisi adalah sebuah karya sastra yang gaya bahasanya sangat ditentukan oleh irama, rima, serta penyusunan setiap larik dan kata-katanya yang sangat diperhatikan,” kata Bu Markonah Seluruh siswa menyimak dan mencatat penjelasan Bu Markonah, tetapi Alexa malah sibuk mengecek ponselnya berulang kali. Danish masih belum menunjukkan batang hidungnya sama sekali.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 271 kali sebagai ibuku puisi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status