Tukang Pijat Tampan
“Aku sih no. Alasannya karena mereka membayarmu murah aja. Cuma itu. Tapi… sejujurnya untuk waktu dekat ini, ya itu tadi, aku pengen kamu membintangi produk-produk besar yang cowok banget lah. Motor, mobil, suplemen kesehatan, susu, apa lah yang manly dan bayarannya gede. Ya bukan bermaksud meremehkan yang lain sih…”
Vera meletakkan ponselnya dan menatap Adit dengan serius.
"Jadi tuh, Dit... banyak banget yang nawarin, mumpung kamu viral, mumpung kamu orang baru dan dikira nggak paham, dikira tiga ratus juta itu udah banyak banget buat kamu. Aku sih jual mahal. Minim banget tujuh ratus lima puluh juta. Itu murah. Soalnya mereka investasi loh. Iklan itu garda depan penjualan produk mereka. Se