Wanita Yang Melamar Suamiku
“Opo istimewane Bening, Le!? Bandingke karo Kinanti! Jelas-jelas Kinanti iku gadis, perawan, cantik, berpendidikan jelas bibit bebet dan bobotnya. Lah, iku, si Bening! Perempuan kampung, jelek, dekil, miskin, janda lagi! Kowe wes kena pengaruh ilmu pelet! pasti iku! Endak masuk akal, Le! Ibuk ndak percaya kowe cinta sama Bening! Kita pulang, yo, Le! Ibuk akan carikan orang pinter biar kowe diobati! Buang pengaruh ilmu pelet Bneing yang sudah merasuk di otakmu! Yo, Le!”
“Cukup, Buk! Ini terakhir aku dengar Ibuk mengatai Bening pakai ilmu pelet! Jangan sekali lagi kudengar, tolong, ya, Buk! Aku enggak mau ngomong kasar sama Ibuk. Tapi, kalau Ibuk pancing terus, aku bisa
khilaf dan bisa saja
Sikat na Kabanata