Nada di Hati Sastra
“Ma, kita bisa berdiri sendiri, meskipun nggak ada papa.”
“Mama tahu,” ujar Anggi bisa mengerti dengan ego gadis seusia Nada. “Tapi, nggak ada salahnya kalau kita punya hubungan baik dengan keluarga mereka. Sabar ... percaya sama Mama, semua ini nggak akan sia-sia.”
Nada mengendik malas. Pemikiran mamanya terasa rumit, karena banyak wanita di luar sana bisa berdiri dengan kaki sendiri, tanpa bantuan pria. Dengan kata lain, mereka bisa jadi super independent woman.
Hot Chapters