Suami Warisan
Narendra melirik ke sekeliling mereka, memastikan para penumpang sibuk dengan dirinya masing-masing, tidak mendengarkan percakapan mereka, dia memelankan suaranya dan sedikit mencondongkan tubuhnya ke arah Rengganis “Ya, saya pernah ke Arab Saudi dan Turki…”
“Sama siapa?”
“Delegasi Indonesia untuk Arab Saudi dan Turki.”
“Ha?”
“Sudahlah, kamu tidak akan mengerti, Sayang…” Narendra mengangkat bahunya acuh tak acuh, dia mengambil sebuah majalah yang tersedia dan mendadak saja asyik membaca. Tanpa sengaja dia memanggil Rengganis sayang, saking rindunya pada perempuan itu.
Rengganis mencibir, “Kalau enggak mau ngasih tau, ya… jangan ngomong.” Gerutunya sebal “dan jangan panggil aku ‘Sayang’ di de