Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Dadakan Dosen Idaman

Istri Dadakan Dosen Idaman

Tempat itu tidak mewah, tapi selalu hangat, ramai, dan penuh dengan suara tawa serta asap rokok. Tinggal beberapa langkah lagi, Regita akan sampai di tempat itu. Namun kakinya seperti dipasak ke dasar bumi melihat seseorang berdiri di sana. Di depan warung kopi yang akan menjadi tempat pelariannya hari ini. "Tuh! Yang dicariin baru dateng. Git, sini! Ada yang nyariin, nih!" teriak Gera sambil melambaikan tangan pada Regita.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as indonesian poets
Read
+Library
DEAR DIARY INDONESIA

DEAR DIARY INDONESIA

I can promise you Yes, I am a dreamer too Heavy on my feet Heavy on me knees Walking down a winding road If you're looking for a home You are not alone I can be your stepping stone 'Cause I promise you I'm a dreamer too Heavy on my feet Walking down a winding road When it all counts for something And your pocket's full of nothing Let's get high on believing I can promise you Yes, I am a dreamer too We are dreamers together Always and forever Let's get high on believing I can promise you Yes, I am a dreamer too Marcus dan Lexa pindah tempat duduk dan kini mereka duduk bersisian di teras villa dengan pemandangan yang langsung tertuju kearah pantai. Lexa sangat menyukai suasana pantai, apalagi
1011.6K viewsOn holdAdded to Library 452 Times as indonesian poets
Read
+Library
Wedding Doll [INDONESIA]

Wedding Doll [INDONESIA]

Happy Reading and Enjoy~ “Ada satu kabar gembira lagi yang ingin saya sampaikan. Wanita yang berdiri di samping saya ini sedang mengandung, tidak ada hari yang paling bahagia kecuali hari ini. Hari dimana saya tahu bahwa istri saya tersayang mengandung anak kami.”
9.967.6K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as indonesian poets
Read
+Library
TEROR BEGU GANJANG (Selanjutnya Kau Yang Akan Mati)

TEROR BEGU GANJANG (Selanjutnya Kau Yang Akan Mati)

Sedikit demi sedikit Indah sampai di tengah permadani para tamu acara pagelaran tersebut, dengan ekspresi wajah berjuta pertanyaan. Bahasa yang digunakan para empu juga tatkala membingungkan, karena Indah bukanlah terlahir dari suku Batak. Mereka memuja boneka berwarna hitam panjang yang dapat bergerak mengukuti alunan musik, dengan bola mata menyala bagai laser sejurus pada penari di tengah permadani.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as indonesian poets
Read
+Library
PENDEKAR TERAKHIR TANAH JAWA

PENDEKAR TERAKHIR TANAH JAWA

Senja. Matahari masih terlihat jelas di atas laut pantai Samboja. Tidak ada pasir pantai yang membatasi antara daratan dan lautan, yang ada hanya batu-batu kecil dan kerikil. Tak jauh dari tepi pantai, berjajar gubuk-gubuk bambu yang baru dibangun. Di dalam gubuk itu ratusan penduduk desa Kandanghaur ditampung. Laki-laki, Wanita, tua, muda, anak-anak, semua berada dalam gubuk-gubuk bambu itu. Sementara itu binatang-binatang ternak tampak berkeliaran di sekitarnya. Pasukan VOC bersenjata lengkap tampak berjaga di sekitar gubuk bambu. Pasukan VOC dipimpin oleh Cornelis de Bagijn, seorang Belanda keturunan India.
1011.5K viewsCompletedAdded to Library 286 Times as indonesian poets
Read
+Library
RELATIOXIC RULES

RELATIOXIC RULES

Bu Markonah adalah guru Bahasa Indonesia yang mengajar di kelas XI B yang membawakan materi tentang puisi. “Anak-anak, hari ini kita akan belajar tentang puisi. Ada yang sudah tahu definisi puisi? Puisi adalah sebuah karya sastra yang gaya bahasanya sangat ditentukan oleh irama, rima, serta penyusunan setiap larik dan kata-katanya yang sangat diperhatikan,” kata Bu Markonah Seluruh siswa menyimak dan mencatat penjelasan Bu Markonah, tetapi Alexa malah sibuk mengecek ponselnya berulang kali. Danish masih belum menunjukkan batang hidungnya sama sekali.
107.5K viewsCompletedAdded to Library 285 Times as indonesian poets
Read
+Library
Merajut Asa

Merajut Asa

Ingin rasanya berjanji mengajak Jovita berkunjung ke sana, tapi urung dilakukan, khawatir tak dapat ditepatinya. "Aku penasaran," ujar Jovita. Ingin rasanya meminta Joseph mengajaknya berkunjung ke sana, seperti Marco, tapi urung dilakukan, khawatir membebani pria itu. "Kembali ke puisi, siapa penyair favoritmu?" "Cummings," - Joseph menunjuk buku yang sedang dipegang Jovita - "Neruda, Angelou, dan masih banyak lagi. Bagaimana denganmu?"
1062.4K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as indonesian poets
Show Reviews (64)
Read
+Library
Moy
Terima kasih sudah membuat bacaan yang luar biasa. Saya benar2 hanyut dalam ceritanya, karena ceritanya benar-benar hidup, tidak mudah ditebak dan pembaca bisa merasakan dilokasi yg ada dalam cerita. Sungguh serasa baca living books dengan asupan subjek bidang psikologi. Dan ternyata ini kisah nyata
asta
Hampir satu tahun istirahat, jeda di Bab 68. Begitu balik untuk menyelesaikannya, untuk mengisi waktu berpuasa, ternyata isi ceritanya berubah. Saya belum menyelesaikan cerita sebelumnya. Saya mengingatnya tentang seorang ibu satu anak yang diceraikan dan tinggal bersama keluarga Swedia di US. (-_-)
Read All Reviews
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status