Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

“Pahlawan yang sebenarnya adalah Mbah Soto di Lamongan, yang mendedikasikan tujuh puluh tahun hidupnya hanya untuk menyempurnakan semangkuk kaldu. Pahlawan yang sebenarnya adalah Mak Rendang di Padang, yang menjaga api tungkunya selama berjam-jam dengan kesabaran seorang pertapa. Pahlawan yang sebenarnya adalah jutaan petani di pelosok negeri yang bercakap dengan tanah dan cuaca untuk menghasilkan sebutir beras, sebutir lada, atau sebatang serai.” Suasana menjadi hening, semua orang mendengarkan dengan saksama. “Mereka tidak punya ‘Sistem Citarasa Ilahi’,” kata Radit, suaranya sedikit bergetar oleh emosi. “Mereka tidak pernah naik level. Senjata mereka hanyalah ketulusan. Hadiah mereka hanya
913 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai indonesian poets
Baca
+Pustaka
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Di sinilah para penjaga kabut—penulis jaga malam dan pemimpi terlatih—memainkan perannya, menjaga batas antara yang hidup dan yang masih menggantung di antara waktu. Namanya adalah Saram Al-Hilam, seorang penyair yang berasal dari generasi pertama pengasingan di Tilangkar. Dia datang bukan dengan barang bawaan, melainkan dengan bahasa yang tak pernah diajarkan di sekolah—bahasa yang katanya dia temukan dalam mimpi, ditulis oleh burung-burung bayangan di langit merah. Saram dikenal bukan karena banyak bicara, tapi karena satu antologi puisi berjudul Tanah yang Menolak Diam.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai indonesian poets
Baca
+Pustaka
Istri Manis Om Yuda

Istri Manis Om Yuda

*** Pagi itu, udara di desa masih sejuk, dan suara gemericik air sungai terdengar sayup-sayup dari kejauhan bersahutan dengan suara burung di pagi hari. Saat ini Kayla, Yuda, Galih, dan Mbok Inem tampak duduk bersama di area belakang rumah Mbok Inem. Rupanya mereka tengah menikmati nasi hangat dengan berbagai lauk ditambah dengan sambal resep Mbok Inem yang rupanya buatan
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai indonesian poets
Baca
+Pustaka
Istri yang Tak Didambakan

Istri yang Tak Didambakan

Bu Lastri tertawa kecil, memainkan rambutnya dengan gaya yang tidak sesuai dengan usianya. “Bagus, Bu! Followers Ibu pasti suka. Coba sekarang kasih caption dramatis yang bikin orang kepo.” “Misalnya… ‘Aku butuh lelaki sejati di hidupku’?” Bu Lastri tertawa genit. Andin mengacungkan jempol. “Pas banget! Udah, langsung posting aja.” Hendra menghela napas berat. “Astaga, pagi-pagi kalian sudah sibuk dengan ini lagi?”
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai indonesian poets
Baca
+Pustaka
BERLAYAR: Kala Cinta Tak Berjalan Semestinya

BERLAYAR: Kala Cinta Tak Berjalan Semestinya

Brandon memuji Lukman. “Kemarin gue baca puisi-puisinya WS Rendra. Berasa kek Indira gue nih.” Lukman kemudian memasang wajah bak penyair termahsyur. “Lu udah baca antologi karya Chairul Tanjung atau Aburizal Bakrie Man?” tanya David dengan nada datar. Lukman dan Brandon menatap datar David sedikit sebal.
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 297 kali sebagai indonesian poets
Baca
+Pustaka
Tergoda Suami Sewaan

Tergoda Suami Sewaan

Samudra : Pada ngapain ini? Harry : Mau bikin perusahaan baru, ya? Farisyasa : Aku ikut! Emris : Aku juga. Kasyafani : Aku pun. Zafran : Aku always ngintil. Arudra : Aku turut ke mana pun kalian pergi. Hadrian : Pujangga nongol. Tio : Penyair. Baskara : Pembuat puisi. Dante : Aku bacanya, pembuat gusi.
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai indonesian poets
Baca
+Pustaka
Diary Mafia yang hilang

Diary Mafia yang hilang

Tak pandang bulu jika kecewa dengan kinerja anak buahnya. "Poem! Kamu berangkat ke Asia! sepertinya wanita sialan itu mengunjungi Indonesia. Apa teman-temanmu yang ada disana belum menemukan tanda-tanda keberadaan wanita itu?" tanya Robert Potter menahan amarah. "Teman-teman kami sudah berpencar! Bahkan mereka stand by di Bandara, Pelabuhan, Stasiun dan Terminal. Belum ada tanda-tanda keberadaan Istri anda dan wanita tua itu." jawab Poem.
457 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai indonesian poets
Baca
+Pustaka
Stetoskop Hati

Stetoskop Hati

“Betul sekali, terima kasih Melia dan Jensen.” Aku menerangkan sedikit materi tentang puisi dan memberikan contoh puisi dari penyair-penyair hebat di Indonesia, seperti Chairil Anwar, Khalil Gibran, dan Sapardi Djoko Damono. Mereka sangat antusias membacakan puisi-puisi yang aku tampilkan lewat layar proyektor. “Nah, sekarang kalian coba tulis puisi mau tentang ayah, ibu, atau keduanya. Waktunya tiga puluh menit. Nanti Kakak periksa hasilnya.”
9.815.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 414 kali sebagai indonesian poets
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Baca Semua Ulasan
Istri Manja Tuan Indra

Istri Manja Tuan Indra

Namun, kata-kata barusan rupanya tanpa disadari ternyata sampai mengundang gelak tawa para orang tua itu. "Benarkah?" tanya seorang perempuan yang tengah berdiri di tepi jalan tak jauh dari hunian milik Indra dan Keisya. Seseorang sedang memperhatikan perempuan tersebut sembari diam-diam mendekat ke arahnya. "Jadi gadis miskin kampungan itu rupanya lagi ngidam dan pengen nasi TO, ya? Hahahah … dasar kampungan. Ngidam maunya makan nasi begitu, dasar." "Yang dimaksud perempuan itu bukannya Non Keisya, ya? Kok bisa tahu kalau Non Keisya emang lagi ngidam, aneh?" pikirnya.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai indonesian poets
Baca
+Pustaka
Married With The Badboy

Married With The Badboy

"Pipit, Ria, Dia kalian ngisi mading ya. Pipit nulis puisi, Ria motivasi, Dia kata-kata mutiara," "Ini bahasa Indonesia apa ada bahasa Inggrisnya?" tanya Dia yang masih bingung. "Bahasa Indonesia aja, biar semuanya faham," Kaila seperti pemimpin disini, tapi demi kebersihan dan kenyamanan kelas. "Duh, gue gak tau lagi harus bikin puisi gimana," keluh Pipit. Allisya yang mendengar itu pun ingin membantunya. "Ide gue aja. Nanti lo yang tulis,"
6.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 248 kali sebagai indonesian poets
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status